Kapolda Ajak Perangi Narkoba

kapolda

KOTA MANNA, BE – Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs M Ghufron MM MSi, mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan (BS) memerangi narkoba, yang peredarannya kini sungguh mengkhawatirkan.

“Saat ini peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan, saya mengajak semua pihak dan Pemda dapat bersama-sama memerangi narkoba ini,” ajaknya saat silaturahmi di rumah dinas Bupati BS, Rabu (30/3).

Disampaikan Kapolda, peredaran narkoba akhir-akhir ini sudah sangat sulit dibendung. Bayangkan saja, kata dia, peredaran narkoba bukan hanya di lingkungan umum, tetapi merambah ke dalam rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas), yang seyogyanya sebagai tempat membina pelaku tindak kriminal.

“Contohnya ditangkapnya pengendali narkoba dari dalam Rutan Malabero oleh BNN beberapa hari lalu,” ungkap Kapolda.

Menurunya, jika narkoba bisa dikendailkan dari dalam rutan, apalagi di luar rutan, dipastikan peredarannya lebih mengkhawatirkan.
Selain, peredaran narkoba tidak hanya di kalangan orang dewasa, namun sudah menyentuh kalangan anak-anak.
Bahkan dari informasi yang didapat kepolisian, peredaran narkoba juga sudah masuk ke pesantren-pesantren dengan alasan untuk penahan kantuk.

“Kalau tidak diperangi sekarang, jika saat ini hanya anak-anak orang lain yang pecandu dan pengedar narkoba, ke depan bisa anak-anak kita ikut terjerumus di dalamnya,” katanya.

Sebab itu, Kapolda mengajak pemda dan semua forum kerja sama antar daerah (FKPD) bahu membahu mengantisipasi peredaran narkoba ini. Sebab virus narkoba dalam menghancurkan masa depan generasi penerus.

Kepada polisi, ia juga menekankan untuk terus memerangi narkoba hingga peredaran narkoba bisa dibasmi.

“Polisi harus terus perangi narkoba, jika ada yang coba-coba terlibat pasti saya pecat,” tandas Kapolda.

Sementara itu, Bupati BS, H Dirwan Mahmud SH menyambut baik upaya Kapolda Bengkulu memerangi peredaran narkoba. Ia mendukung pemberantasan narkoba, sehingga warga BS terbebas dari pengaruh narkoba.

“Pemda BS juga menyatakan perang terhadap narkoba, kami tidak akan membiarkan narkoba masuk ke BS,” ujar Bupati. (369)