Kapal Karam, Tiga Nelayan Terdampar

. Jefryy/Bengkulu Ekspress- Nelayan selamat dalam kejadian karamnya kapal di muaro Pantai Ngalam kemarin.

SELUMA SELATAN, Bengkulu Ekspress – Nasib naas dialami tiga nelayan asal Kecamatan Semidang Alas Maras, kemarin (5/9). Mereka terombang-ambing di laut lepas sekitar 2 Km dari bibir pantai Seluma, hingga akhirnya terdampar.

Akibat perahu yang mereka gunakan untuk mencari ikan bocor dan akhirnya tenggelam. Ketiga korban perahu teggelam itu, Kasmin (48) warga desa Padang Bakung, Ruji (35) warga Desa Pematang Riding dan Marsim (55) warga desa Tematang Batu. Beruntug ketiganya mendapatkan pertolongan hingga bisa selamat.

Korban pertama yang ditolomg Kasmi (48), warga Desa Padang Bakung. Dia ditolong salah seorang anggota PMI Seluma yang baru selesai mengikuti acara di Kecamatan Ilir Talo, Romi (21). Warga desa Pasar Seluma Kecamatan Seluma Selatan yang secara kebetulan saat pulang melewati pesisir pantai .

“Saat aku temukan itu, bapak ni sudah pucat. Tidak lagi menggunakan baju hanya memakai celana pendek. Lalu langsung dibawa ke rumah Pak Kades ini,” terang Romi, Selasa malam (4/9).

Menurut pengakuan Kasmin, dirinya bersama dua orang rekannya yang diketahui ayah dan anak ini berangkat melaut sekira pukul 06.00WIB pada Selasa (4/9). Kemudian, sekitar pukul 14.00WIB, ketika bermaksud pulang dengan hasil tangkapan sudah cukup banyak.

. Jefryy/Bengkulu Ekspress- Nelayan selamat dalam kejadian karamnya kapal di muaro Pantai Ngalam kemarin.

Pada jarak 2 Km dari bibir pantai, tiba-tiba perahu bocor. Upaya menimba agar keluar dari perahu sia-sia. Karea kebocoran pada lambung perahu berkekuatan 25 PK itu cukup besar sehingga kapal pun karam. Diceritakan, Kasmin dua rekannya tetap berusaha berpegangan di bibir perahu sambil menahan Perahu tersebut agar tidak tenggelam ke dasar lautan.

“Saat itu saya katakan kepada mereka, kita tinggalkan saja perahu dan berenang ke bibir pantai, tetapi mereka tidak mau. Lalu saya katakan saya akan berenang ke bibir pantai. Kalau selamat, saya akan cari bantuan,” kata Kasmin.

Beruntung bagi Kasmin, dia sempat mengambil jerigen untuk berenang ke bibir pantai. Ia lalu sekuat tenaga berenang ke tepian hingga akhirnya ditemukan dan mendapat pertolongan warga.

Sejak ditemukannya Kasmin, warga bersama tim dari BPBD Seluma, anggota Kepolisian dari Polres Seluma, Kodim, AL, Basarnas juga Kades di sepanjang pesisir Pantai mulai dari SAM hingga Air Periukan. Pantauan RB, mulai dari Selasa malam hingga kemarin pagi, tempat kejadian perkara (TKP) terlihat ramai oleh warga yang ikut melakukan pencairan.

Akhirnya pencarian tersebut membuahkan hasil, Ruji dan ayahnya Marsim ditemukan Syahril (45) warga desa Pasar Seluma yang saat itu sedang menjaring dibibir pantai desa Pasar Ngalam, Subuh kemarin (5/9), sekitar pukul 04.00 WIB.

”Saat saya temukan keduanya sudah berada di bibir pantai, dan langsung saya amankan ke daratan. Lalu saya beri makan yang saya bawa dari rumah,” tukasnya.

Saat ditemukan kata Syaril, kedua korban tenggela itu terlihat lemas dengan kulit yang telah mengeriput. Oleh warga yang saat itu telah berkumpul, keduanya langsung dibawa ke Puskesmas Air Periukan untuk mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya dibawa ke rumah warga.

Saat dikonfirmasi, Marsim menuturkan selama berada dilaut dirinya bersama anaknya hanya berpegangan pada bibir perahu.”Pokoknya perahu tersebut tidak kami lepaskan. Kami hanya pasrah menurutkan arah angin,” tuturnya.(333)