Kantor Pos Diserbu Warga

RIO-IBU2 DEMO KANTOR POS-PROTES PELAYANAN KANTOR POS PANORAMA (2)BENGKULU, BE – Puluhan warga Kelurahan Panorama menyerbu Kantor PT Pos Cabang Bengkulu yang terletak di Kelurahan Padang Jati, kemarin. Puluhan warga Kelurahan Panorama yang didominasi oleh kaum ibu ini menyatakan protes atas pelayanan pegawai Kantor Pos Panorama Bengkulu atas pembagian Program Keluarga Harapan (PKH) yang mereka nilai mengecewakan.
“Masa kami dilayani sambil dimaki dengan kata-kata kasar. Beberapa dari kami ada yang disiram dengan air. Ada juga yang dikatakan berkulit hitam berbau busuk dan disuruh mandi.  Pegawai PT Pos kan adalah abdi negara. Seharusnya bisa melayani masyarakat dengan sopan dan santun. Kami minta pegawai disana dipecat,” kata Karmila Huda (49), warga Jalan Semangka 12 RT 20 RT 7 Kelurahan Panorama, salah satu diantara warga yang merasa tidak terima dengan perlakuan pegawai PT Pos saat membagikan PKH.
Menurutnya, setiap manusia harusnya bisa saling menghargai. Ia pun merasa shock saat petugas mengancam akan menampar dirinya yang saat itu berada dalam keadaan kurang sehat. “Kami tidak masalah kalau tidak dapat uangnya. Tapi kami minta dihargai. Harusnya kan bisa ngomongnya pelan. Tidak perlu dengan cara mengancam menggunakan kekerasan,” ujarnya.
Manager Unit Pelaksana Lapangan (UPL) Kantor PT Pos Cabang Bengkulu, Elfita Gustiningsih, didampingi Manager Jasa Pelayanan Keuangan Kantor Cabang, Agung Andrian P ST, ketika dikonfirmasi mengatakan, kedatangan para warga tersebut kemungkinan karena adanya gangguan dalam proses pencairan PKH.
“Karena adanya masalah jaringan jadi dananya tidak bisa dicairkan hari ini. Mungkin ini menyulut emosi warga sehingga ada hal-hal tidak kita kehendaki terjadi saat pembagian,” bebernya.
Adapun mengenai ulah kasar oknum petugas pegawai PT Pos yang enggan disebutkan namanya, Agung mengatakan, hal itu akan menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya. Ia berjanji akan memanggil oknum tersebut dan akan memberikan teguran agar dapat melayani masyarakat dengan lebih bijak. “Nanti kita minta klarifikasi dulu dari yang bersangkutan dengan mengadakan rapat bersama jajaran direksi. Hasilnya akan kami sampaikan kepada pendamping yang berwenang di Kantor Pos Panorama,” pungkasnya. (009)