Kantor Perwakilan PT CBS Terbakar

Budhi//Bengkulu Ekspress Petugas Dinas Pemadam Bahaya Kebakaran dan Peyelamatan Kota Bengkulu saat berusaha memadamkan api yang melalap Kantor Perwakilan PT Perkebunan  Sawit, kemarin (20/8/2018).
Budhi//Bengkulu Ekspress Petugas Dinas Pemadam Bahaya Kebakaran dan Peyelamatan Kota Bengkulu saat berusaha memadamkan api yang melalap Kantor Perwakilan PT Perkebunan Sawit, kemarin (20/8/2018).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kebakaran hebat kembali terjadi di wilayah Kota Bengkulu, Senin siang (20/8) sekitar pukul 14.30 WIB. Kali ini yang menjadi santapan api satu unit rumah yang dijadikan Kantor Perwakilan PT Cipta Mas Bumi Selaras atau PT CBS (bergerak dibidang perkebunan sawit) di Jalan Seruni RT 15 Kelurahan Tanah Patah.

“Saya mengetahui kebakaran dikasih tahu sama Mira anak penjaga kantor ini. Waktu saya keluar api pertama saya lihat dari atas plafon lantai satu. Kemudian langsung menyala besar naik ke atas hingga melalap lantai dua. Semua barang-barang sudah tidak sempat lagi diselamatkan,” imbuh Ilham Irawan, saksi mata yang juga juga salah seorang karyawan di perusahaan tersebut saat di konfirmasi Bengkulu Ekspress kemarin (20/8/2018).

Ilham mengungkapkan, pada saat kejadian kebetulan dirinya sedang berada di ruang kerja. Dia mengetahui kantor tersebut terbakar dari anak penghuni kantor tersebut atas nama Mira, yang berlari ke ruang kerjanya mengatakan kebakaran. Saat itu dirinya langsung keluar dan melihat asap tebal berwarna hitam mengepul dari plafon lantai satu.

Diakuinya, rumah yang dijadikan kantor cabang PT Cipta Mas Bumi Selaras ini milik Ali warga Kelurahan Penurunan, yang disewakan sejak 2011. Selama ini kantor cabang tersebut dihuni oleh satu keluarga, yaitu Syamsul bersama dengan istri dan anak-anaknya. Pada saat kejadian istri Syamsul dan seorang anaknya ada di rumah. Sementara dirinya seperti biasa melaksanakan rutinitas mengurus perizinan PT tersebut.

Penyebab Kebakaran

“Kalau penyebab kebarakan ini saya tidak tahu, mungkin dan bisa jadi karena korsleting listrik. Kita serahkan dengan pihak yang berwajib untuk melakukan proses penyelidikan, yang jelas pada saat kejadian yang ada di kantor saya, Istri Syamsul, dan satu orang anaknya,” demikian katanya.

Sementara itu, Bambang salah seorang warga setempat menuturkan, pertama dirinya melihat ada asap tebal yang keluar dari dalam rumah tersebut. Kemudian, dia langsung berteriak (kebakaran-kebakaran) sehingga warga setempat pun langsung berdatangan, dan berupaya untuk memadamkan api tersebut dengan menggunakan alat seadanya. Namun api begitu cepat membesar sehingga tidak ada barang yang dapat diselamatkan.

“Ada suara meletup juga saat kebakaran itu, tapi tidak tahu suara apa. Saya kira api mungkin karena korsleting listrik, tetapi tidak tahu pasti juga, karena pada saat kejadian penghuni kantor itu ada,” demikian ucapnya.

Ia menjelaskan, dirinya bersama warga sempat juga mengeluarkan satu unit sepeda motor milik penjaga kantor ini dan beberapa berkas-berkas lainnya, tetapi banyak barang yang tidak bisa diselamatkan.

“Kita sempat mengeluarkan sepeda motor karena pintu rumah terbuka saat itu, sedangkan barang lainnya tidak bisa kita selamatkan,” jelasnya.

Dikesempatan itu, Kepala Dinas Pemadam Bahaya Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Saiful Apandi SSos mengatakan, pihaknya yang mendapat informasi kejadian kebakaran tersebut, langsung menerjunkan semua armada yaitu berjumlah 9 unit mobil PBK lengkap dengan personil. Tempo satu jam sekira pulul 16.00 api berhasil dipadamkan dan sekarang dalam proses pendinginan saja.

“Kita setelah mendapatkan telpon langsung melunncur ke TKP, dan kita melihat api sudah sangat besar, namun berkat kerja keras kita dan dibantu warga, api bisa kita padamkan,” ucapnya.

Ia menyebutkan, terkait penyebab kebakaran sejauh ini pihaknya menyerahkan semuanya ke pihak Kepolisian.

Pemilik Rumah Shock

“Untuk penyebab kebakaran biarlah pihak Kepolisian yang menyeldikinya, yang jelas saat ini api sudah padam dan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu,” tutupnya.

Berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress saat diloksi, kebakaran hebat tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar, banyak warga yang mengabadikan moment itu dengan kamera hpnya terkadang ada beberapa warga yang mencoba mendekati rumah tersebut. Namun dengan kesigapan petugas dari Polres Bengkulu dan Polsek Ratu Agung, para warga tidak bisa mendekat, sedangkan pemilik rumah Ali shock dan tidak bisa berkata apa-apa ketika melihat rumah yang disewakannya tersebut ludes terbakar.

Akibat lalapan si jago merah tersebut, bangunan hanya menyisahkan puing saja, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja semua barang yang ada di dalam gedung itu hampir habis terbakar. Barang yang hangus diantaranya, 4 unit TV, komputer, printer, dan barang-barang perabotan lainnya. Akibat kejadian tersebut kerugian yang ditafsir bisa mencapai kurang lebih sebesar sekitar Rp 300 Juta. (529)