Kantor Pegadaian Dibobol, Uang Rp 12,4 Juta Raib

KEPAHIANG, BE – Kantor Unit Pegadaian di Jalan Pasar Kepahiang Jumat (23/11) dini hari dibobol maling. Maling yang masuk setelah merusak pintu teralis depan kantor Pegadaian ini membawa kabur uang tunai dalam brankas senilari Rp 12,4 juta. Tak hanya itu saja kamera CCTV di kantor itu ikut digasak.

iduga kawanan bandit ini terlatih karena barang yang diambilnya hanya berupa uang dan CCTV saja. Sementara barang nasabah yang dititipkan di Kantor Pegadaian tersebut tidak disentuh.

Aksi pembobolan ini pertama kali diketahui Nuriyah (53) salah seorang penjual makanan yang berada pas di sebelah depan lokasi Kantor Pegadaian. Saat itu sekitar pukul 07.30 WIB, ia yang baru saja tiba untuk berjualan. Ia pun terkejut dengan pintu terali Kantor Pegadaian terbuka dan ada bekas besi berserakan di depannya.

“Saya seperti biasa selalu mengambil air untuk jualan saya di sebelah kantor Pegadaian tersebut. Saat melihat tersebut teralinya sudah terbuka saya kira ada orang. Saya sempat memanggil-manggil dan melihat ke dalam. Ternyata sudah berserakan,” ujar ibu penjual lotek ini.

Tak lama kemudian pengelola Pegadaian datang untuk membuka kantor. “Saya baru tahu kalau kantor tersebut dibobol maling setelah pihak pengelola datang,” jelansya.

Sementara itu Pengelola Unit Pegadaian Pasar Kepahiang Mahendra di hadapan penyidik kepolisian menyampaikan uang Rp 12,4 juta yang berhasil dibawa kawanan maling ini terletak dalam sebuah brankas. Dugaan kuat para pelaku menggunakan las saat menjebol brankas.

“Uang itu milik perusahaan yang akan disalurkan kepada nasabah Pegadaian,” ujar Mahendra.
Selain uang Rp 12,4 juta, kata dia, di dalam brankas juga terdapat  sekitar 80 surat kendaraan (BPKB) milik nasabah. Namun BPKB kendaraan roda dua dan roda empat milik nasabah tersebut sama sekali tidak diganggu.
“Sedangkan barang-barang milik nasabah seperti emas, barang elektronik dan lainnya sudah kami pindahkan,” jelasnya. Pada malam kejadian, tambah dia, memang tidak ada petugas jaga (security). Ini karena selain dalam kantor tersebut tidak ada barang milik nasabah.

Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno SSOs MH melalui Kabag Ops AKP Resza Rahmadiansyah SIk didampingi Kapolsek Kepahiang Iptu Tatar Insan SH menyampaikan pihaknya sudah melakukan olah TKP. Sejauh ini dari informasi yang pihaknya peroleh kawanan maling ini terlatih dan mengetahui betul kondisi kantor tersebut.
Dari pemeriksaan di lapangan beberapa gembok dan brankas dalam kantor tersebut nyaris terbelah karena terkena benda panas.
“Kita masih menyelidiki kasus pembobolan ini. Dugaan kita sementara ini pelakunya orang memang tahu seluk beluk kantor tersebut,” jelasnya.(505)