Kantor Disnakertrans Tutup Saat Jam Kerja

sepi (2)
ERICK/Bengkulu Ekspress
SEPI : Kantor Disnakertrans Lebong terlihat kosong tanpa ada satu pun pegawai di jam kerja, terlihat pagar dan pintu kantor utup.

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Disaat hari dan jam kerja Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lebong, malah tutup dan ditinggal seluruh pegawai (PNS maupun TKK). Hal ini terjadi sekitar pukul 12.25 kemarin (28/8).

Kantor Disnakertrans yang berada di kawasan jalur II kompleks perkantoran Lebong di Desa Taba Blau II Kecamatan Pelabai itu terlihat tidak ada satupun aktivitas para pegawai. Bahkan 2 pagar kantor tertutup serta bendera merah putih yang seharusnya dikibarkan, sudah diturunkan. Sama halnya dengan pintu masuk kantor yang terlihat digembok menggunakan rantai.

Namun di kaca pintu kantor ada pengumuman yang isinya ”Mohon maaf pelayanan pembuatan kartu kuning dan pendaftaran jamsostek pada hari Selasa tanggal 28 Agustus 2018 tidak dapat kami lakukan, karena Bidang Tenaga Kerja sedang ada kegiatan diluar kantor. Atas pengertiannya kami ucapkan terimakasih”.

Ketika Bengkulu Ekspress, mencoba meminta konfirmasi kepada Kepala Disnakertrans, Bambang Tegoeh SSos, melalui telepon selular tidak bisa dihubungi karena tidak aktif. Sementara itu, menyikapi tidak adanya aktivitas di Kantor Disnakertrans, Pelaksana Harian (Plh) Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Lebong, Drs Dalmuji Suranto, mengatakan bahwa pihaknya selaku unsur pimpinan pemerintahan di Kabupaten Lebong, sangat menyayangkan jika ada kantor yang tutup bahkan meliburkan diri tanpa ada adanya satupun yang menjaga.

“Itu sangat tidak diperbolehkan meninggalkan kantor pada jam dan hari kerja, meskipun ada kegiatan, kantor tidak boleh tutup,” jelasnya, kemarin (28/8).

Tidak adanya aktivitas perkantoran, menurut Dalmuji sangatlah fatal. Apalagi di era Presiden Republik Indonesia H Jokowidodo, bahwa pelayanan prima kepada masyarakat paling diutamakan. Dengan kejadian ini, Kepala OPD setempat akan dipanggil untuk dimintai pertanggungjawaban atas penutupan kantor. “Pastinya ini tidak akan ditolerir sampai-sampai menutup total kantor tanpa ada pegawai,” tegasnya. (614)