Kandidat Terpopuler Mendaftar Terakhir

BENGKULU, BE – Umumnya film laga menampilkan si jagoan sebagai pemenang di akhir pertarungan, setelah sebelumnya melewati fase-fase sulit nan mendebarkan. Kondisi yang mirip terjadi pada duet kandidat terpopuler pada Pilwakot 2012, Bang Ken-Dani Hamdani. Setelah menerima benturan dari sana-sini dan serangan dari seluruh penjuru mata angin, duet yang diunggulkan semua lembaga survei ini tetap tak tergoyahkan, dan memastikan mendaftar di hari terakhir pendaftaran, yaitu tanggal 10 Juni 2012.
“Kondisi yang mirip dengan Pilwakot 2007. Sulit dan melelahkan namun berakhir manis. Situasi lah yang menyebabkan pasangan ini mendaftar di hari terakhir. Karena masih 5 hari lagi, maka segala sesuatu masih bisa terjadi,” ujar guru besar ilmu hukum Unib, Prof. Dr. Herawan Sauni, ketika dimintai pendapatnya terkait kondisi terkini dari pergerakan Pilwakot.
Menurut keterangan tim pemenangan Bang Ken-Dani, seluruh perlengkapan administrasi kandidat termasuk berkas dukungan parpol sudah difinalisasi, sehingga tanggal 10 Juni semuanya oke. “Untuk parpol masih PKS, Hanura dan PKPI. Itu sudah lebih (6 kursi dari 5 kursi yang disyaratkan, Red). Kalau ada tambahan nantinya itu berarti bonus. Soal administrasi pencalonan yang cukup komplek juga sudah clear. Atas dukungan warga Kota Bengkulu lah duet ini meluncur,” ujar perwakilan tim, Miftahul Jazim dan Zamzami Putrado di Balai Kota, tadi malam (5/6). Pihaknya saat ini sedang mematangkan teknis pendaftaran dan detil-detil lain yang diperlukan guna melancarkan hajatan.
Ketika dikonfirmasi, tokoh pers Bengkulu, Drs. Riuslan Paguci, memprediksi pasangan ideal ini akan memenangkan Pilwakot satu putaran dengan perolehan 35-45 persen suara. Analisa ini muncul dari studi ringkas yang dilakukan banyak pihak termasuk penegasan dari semua lembaga survei yang mengunggulkan pasangan ini dengan raihan suara sekitar 70-85 ribu suara.
“Pasangan calon lebih dari 9 justru menguntungkan BK-Dani. Sebab, potensi suara duet ini sudah tersegmentasi berdasarkan ideologi, kekerabatan, kesukuan, dan kepentingan tertentu. Duet ini memiliki basis suara besar di semua TPS yang ada. Tinggal kemampuan mempertahankan dan menambah basis yang ada. Prediksi saya 75 ribu suara akan diperoleh pasangan ini, dan itu cukup untuk menang satu putaran. Sisa suara akan terbagi secara merata kepada kandidat yang lain,” demikian Riuslan.(bis)