Kampanye Siap Digelar

TALANG EMPAT, BE- Tahapan Pilkada Benteng putaran II sebentar lagi akan dimulai. KPU sudah menyiapkan jadwal pelaksanaan kampanye bagi masing-masing tim calon bupati dan wakil bupati Bengkulu Tengah. Demikian disampaikan Divisi Sosilisasi KPu Benteng Dodi Herwansyah, SPd ditemui di ruang kerja kemarin. “Kami sudah menjadwal pelaksanaan kampanye bagi masing-masing calon bupati dan wakil bupati Bengkulu Tengah selaku peserta Pilkada putaran dua,” ujar Dodi. Dilanjutkannya, pelaksanaan kampanye akan dilakukan selama 3 hari berturut-turut, berlokasi di seluruh kecamatan.

Adapun jadwal kampanye tersebut yakni Kecamatan Pondok Kubang, Pondok Kelapa untuk pasangan Irihadi Wasik Salik, dan Kecamatan Merigi Kelindang, Taba Penanjung dan Karang Tinggi, untuk Ferry Ramli M Sabri di hari pertama. Hari kedua, yakni Kecamatan Merigi Kelindang, Taba Penanjung, Karang Tinggi untuk pasangan Irihadi dan Kecamatan Pagar Jati, Bang Haji, Pematang Tiga dan Merigi sakti untuk pasangan Ferry Ramli M Sabri. Sedangkan untuk hari terakhir dijadwalkan Kecamatan Talang Empat dan Pondok Kelapa untuk pasangan Ferry Ramli M Sabri, dan Kecamatan Pagar Jati, Bang Haji, Pematang Tiga dan Merigi sakti untuk pasangan cabup Irihadi Wasik Salik. Dijelaskannya, teknis pelaksanaan kampanye dilakukan di rumah-rumah atau gedung. Dan tiap-tiap pasangan calon tidak diperkenankan mendirikan panggung hiburan. Karena kampanye pasangan calon kali ini hanya pada penajaman visi misi kandidat atau program-program yang akan direalisasikan bila terpilih sebagai bupati Bengkulu Tengah nanti. “Penggunaan tenda dibolehkan, sebatas tidak melebihi kapasitas tenda tersebut. Begitu juga dengan rumah atau gedung jumlahnya tidak boleh sampai berjubel,” jelas Dodi. Pelaksanaan kampanye dilakukan mulai pukul 08.00 WIB pagi hingga pukul 22.00 WIB malam. Mengenai teknis kampanye tetap mengacu pada aturan yang telah ditetapkan untuk pilkada putaran 1, antara lain tidak dibolehkan melakukan black campaigne atau menjelek-jelekkan pihak lain. Juga money politik atau penyebaran uang terselubung untuk membeli suara pemilih. “Teknis dan jadwal kampanye sudah kami kirim hari ini (kemarin-red), dan berharap masing-masing calon Bupati dan wakil Bupai tetap memathui aturan yang sudah berlaku,” tegas Dodi. Sifat kampanye kali ini tambah Dodi, yakni bersifat dialogis dimana kandidat bertemu pendukungnya untuk memantapkan kembali visi-misi dan program. “Saya harap tidak ditemukan aksi-aksi panggung hiburan,” cetus Dodi. (cw2)