KAMMI Serukan Boikot Produk Yahudi

KOTA MANNA, BE – Adanya serangan tentara Yahudi Israel ke Jalur Gaza, Palestina mendapat kecaman dari berbagai negara dari belahan dunia. Tak terkecuali penolakan terhadap agresi militer itu juga datang dari warga BS yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonenesia (KAMMI) Kabupaten BS.

Guna memberikan dukungan terhadap rakyat Palestina, kemarin puluhan mahasiswa ini menggelar aksi damai sekitar pukul 09.00 Wib. Mereka mulai star dari simpang tiga Rukis hingga ke simpang 4 Tanah Lapang. “Kami mengutuk serangan Yahudi ke negara Palestina, untuk itu kami mengajak warga BS untuk memboikot semua barang-barang produk Yahudi Israel,” ujar koordinator aksi, Mekki Supriyanto yang juga Ketua KAMMI BS.

Dalam akasinya, mahasiswa melakukan long march berjalan kaki dan menggunakan 1 unit mobil. Selain berorasi, mahasiswa jug meminta meminta sumbangan untuk warga Palestina kepada warga BS khususnya pemilik toko¬† di sepanjang Jalan¬† Jenderal Sudirman. “Kami mengajak warga BS untuk membantu rakyat palestina dengan tema Sejuta Cinta untuk Palestina,” ujar Mekki lantang melalui megaphone.
Selain itu, mahasiswa menyampaikan 7 tuntutan terkait agresi militer Yahudi Israel ini. Diantaranya, mengutuk gan mengecam serangan militer Israel kepada warga Palestina, meminta PBB untuk menjatuhkan sanksi kepada negara Israel. Lalu mereka juga mendukung kemerdekaan bagi negara Palestina.

Meminta kepada warga BS untuk memboikot produk Yahudi, mengajak semua warga BS menggelar shalat ghaib untuk rakyat Palestina dan mengajak warga BS untuk mendo’akan keselamatan warga Palestina serta mengajak warga BS untuk membantu warga Palestina dengan menyerahkan sumbangan kepada warga palestina. Sementara itu, usai aksi kemarin para mahasiswa ini mampu mengumpulkan uang Rp 3,8 juta. “Sumbangan ini akan kami sampaikan ke rakyat Palestina melalui KAMMI Pusat. Untuk itu kami berharap agar warga BS mendo’akn keselamatan rakyat Palestina serta memboikot semua produk dari negara yahudi itu,” imbaunya. Aksi itu kemudian diakhiri dengan membakar bendera Israel di simpang empat Tanah Lapang Jalan Jenderal Sudirman.(369)