Kakek Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

GANTUNG DIRI: Kakek ini mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

KEDURANG ILIR, bengkuluekspress.com – Warga Desa Limus, Kedurang Ilir dikejutkan dengan penemuan mayat, Yu (80) seorang kakek yang sudah kaku tergantung dalam WC yang tidak jauh dari rumahnya. Kapolres Bengkulu Selatan (BS), AKBP Deddy Nata SIK melalui Kapolsek Kedurang, Iptu kusyadi SH MSi mengatakan, penemuan mayat kakek Minggu (25/4) sekitar pukul 8:05 WIB pagi. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya sendiri, Ilmanto yang saat itu hendak ke WC.

Dikatakan Kapolsek, korban diketahui gantung diri tersebut berawal saat pukul 04:00 wib, keluarga korban mau makan sahur. Hanya saja korban tidak ikut makan. Sehingga diduga korban sudah makan sahur dan sudah tidur lagi. Hanya saja, sekitar pukul 08:00 WIB korban tidak terlihat dalam kamar dan di rumah.

Kemudian disaat bersamaan Ilmanto pergi ke WC. Saat pintu WC terbuka, Ilmanto kaget karena melihat korban sudah tergantung tidak bernyawa dengan tali nilon yang melilit di leher korban yang terkait di kayu kasau plafon WC. Melihat hal tersebut, Ilmanto berteriak minta tolong dan akhirnya mayat korban diturunkan oleh warga dan dibawa ke rumah duka.

“Saat ditemukan tubuh korban sudah terbujur kaku dalam keadaan sudah meninggal,” ujarnya.

Dijelaskan Kapolsek, dari keterangan keluarga korban, diduga penyebab korban gantung diri, karena depresi lantaran sakitnya yang sudah menahun tidak sembuh-sembuh. Sehingga korban putus asa dan akhirnya mengambil jalan pintas dengan gantung diri.

‚ÄúPihak keluarga telah menerima dan menganggap kejadian ini murni musibah. Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan tidak akan dilakukan Visum dan Otopsi. Jenazah korban di makamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat Minggu (25/4),” terang Kusyadi. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*