Kagawa Nominasi Terbaik di Asia

SHINJI Kagawa tidak merumput dalam sebulan terakhir. Bintang Manchester United asal Jepang itu tengah didera cedera lutut. Tapi, kondisi tersebut tidak memengaruhi penilaian atas namanya yang termasuk dalam nomine pemain internasional terbaik Asia tahun ini.
Itu adalah award individu terbaru yang digagas AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia). Awad tersebut diberikan kepada pesepak bola terbaik Asia yang merumput di luar Asia. Award tersebut dianggap sebagai solusi atas pro kontra award pemain terbaik Asia.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemain Asia yang bermain di luar Asia, khususnya di Eropa, gagal menjadi yang terbaik karena syarat konyol AFC. Yakni, mengharuskan kedatangan para nomine dalam gala. Itu jelas menyulitkan pemain Asia yang bermain di Eropa karena terbentur padatnya jadwal bertanding klubnya.

Kali terakhir pemain terbaik Asia dimenangkan “penggawa klub Eropa” adalah Mehdi Mahdavikia pada 2003 ketika eks bintang Iran itu berkostum Hamburg SV. Shinji Ono (Feyenoord Rotterdam) memenangkan setahun sebelunmya, disusul Fan Zhiyi (Dundee United) pada 2001, Ali Daei (Bayern Munchen/Herta Berlin) pada 1999, serta Hidetoshi Nakata (Perugia) di 1998.

Nah, untuk tahun ini, Kagawa yang membawa Borussia Dortmund meraih double winners (Bundesliga dan DFB Pokal) akhir musim lalu itu akan bersaing dengan dua nama lainnya. Kiper Fulham Mark Schwarzer dan kompatriotnya yang bek kiri Inter Milan Yuto Nagatomo.

Pemenang award akan diumumkan dalam gala di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 29 November nanti. “Saya pikir Shinji (Kagawa) paling favorit dan saya tidak terkejut jika dia yang memenanginya,” kata Schwarzer di situs resmi AFC.

Di sisi lain, nomine pemain terbaik Asia tahun ini diisi winger Korsel Lee Keun-ho yang baru saja memenangi Liga Champions Asia bersama Ulsan Hyundai pekan lalu. Juga kapten Australia Lucas Neill yang membela mantan klub asuhan Diego Maradona, Al Wasl.

Nominasi berikutnya adalah bintang veteran Iran pemenang edisi 2004, Ali Karimi, yang ditemani kompatriotnya Mohsen Bengar, plus defender Guangzhou Evergrande Zheng Zhi. Sementara nominasi penghargaan lainnya, ada trio Jepang, Aya Miyama, Homare Sawa, dan Yuki Ogimi untuk pemain wanita terbaik, serta trio  Brasil (Bruno Correa, Ricardo Oliveira, dan Rogerio De Assis Silva Coutinho untuk pemain asing terbaik. (dns/bas)