Kadis DKP Tak Ada di Tempat, Dewan Kota “Merajuk”

Syafriandi

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Setelah sidak ke Puskesmas Sukamerindu, Anggota Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Rabu siang (13/11/19) melanjutkan perjalanannya dengan menyambangi kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota. Namun, setibanya di kantor tersebut, dewan mendapati Kepala Dinas DKP, Syafriandi sedang tidak di tempat.

Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bengkulu mengungkapkan kekecewaannya. Sebab menurut mereka, kedatangan mereka pada siang itu juga merupakan permintaan dari DKP sendiri.

Sebelumnya pada saat hearing di kantor DPRD Kota Bengkulu, Kadis DKP sempat meminta dewan datang agar dapat melihat langsung kondisi kantor mereka yang dirasa membutuhkan perhatian lebih. Terlebih lagi, kedatangan anggota dewan siang itu juga terkesan tidak dipedulikan para pegawai di dinas tersebut.

“Kedatangan kita disini juga atas permintaan dari DKP sendiri, untuk melihat fasilitasnya yang disebut kurang memadai. Tapi saat kita tiba di sini Kadisnya tidak di tempat, bahkan kedatangan kita disini tidak mendapat respon sama sekali dari pegawai DKP ini. Ini sangat kita sayangkan sekali,” ungkap anggota Komisi 1, Iswandi Ruslan.

Para anggota legislatif akhirnya sempat memantau kondisi bangunan kantor, sembari berbincang dengan para pekerja yang sedang melakukan pembangunan di bagian belakang kantor, para pengrajin dan nelayan, serta memantau jembatan jetty atau tempat bersandarnya kapal nelayan yang kondisinya tidak bisa dimanfaatkan sama sekali.

Saat anggota Dewan berencana meninggalkan kantor DKP Kota setelah hampir 1 jam berkeliling, Kepala Dinas DKP tiba bersama Camat Teluk Segara, Ikhwan Nova. Kendati demikian 3 dari 6 anggota komisi 1 yang hadir, yakni Aryono Gumay, Pudi Hartono dan Wawan PB tetap memutuskan meninggalkan kantor DKP.

“Pantang kita menjilat ludah sendiri,” tegas Aryono Gumay seraya memasuki mobilnya dan meninggalkan Kantor DKP. Sehingga kunjungan siang itu hanya dilanjutkan oleh Ketua Komisi 1, Tengku Zulkarnain dan 2 anggota komisi 1 lainnya, Sudisman dan Iswandi Ruslan.

Kadis DKP Kota, Syafriandi pun mengklarifikasi alasan dirinya tidak ditempat. Ia mengatakan dirinya baru saja melakukan kunjungan ke tingkat pelayanan.

“Saya tadi bersama Pak Camat Teluk Segara baru saja mengunjungi salah satu musolah, dimana nelayan kita sering juga sholat di sana. Kita berencana akan membangun musolah, jadi kita turun langsung untuk melihatnya,” jelas Syafriandi.

Meski kunjungan dewan siang itu diwarnai dengan insiden tidak menyenangkan, Syafriandi mengaku tetap optimis ini tidak akan berpengaruh lebih lanjut kedepannya. Menurutnya ini hanyalah miss komunikasi saja dan tidak akan memperngaruhi koordinasi antara DKP Kota dan legislatif.

“Bukan tidak menghargai. Kan menghargai tidak harus kita dengan menyambut segala rupa. Tidak apa-apa, kita yakin koordinasi antara DKP dengan legislatif akan tetap berkesinambungan. Terutama dalam rangka memajukan kesejahterakan nelayan di Kota Bengkulu,” pungkasnya.(ibe)