Kadis Damkar : Kalau Tidak Bisa Armada Baru, Minimal Rekondisi

Saipul Apandi

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Menanggapi sidak yang dilakukan pihak DPRD Kota Bengkulu pada Kamis (7/11/19) siang, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Saipul Apandi mengatakan, kebutuhan akan armada damkar memang sangat mendesak.

Pasalnya, sejauh ini armada yang dimiliki pihaknya sangat memprihatinkan. Terlebih pengadaan terakhir ialah tahun 1998 dan paling baru di tahun 2008 silam.

“Kita punya 14 unit damkar, itu semua pengadaan tahun 1998 dan terbaru 2008. Memang kita menambah satu unit di tahun ini, yang Insya Allah akan tiba di Kota Bengkulu dalam waktu dekat,” ujar Saipul.

Untuk tahun 2020 mendatang, pihaknya mengajukan rencana rekondisi satu unit armada yang nilainya mencapai Rp 750 juta. Karena memang dari seluruh armada yang dimiliki hanya satu armada yang bisa direkondisi atau diperbaiki ulang, sedangkan yang lainnya sudah tak bisa direkondisi lagi.

“Kita masukan usulan Rp 750 juta untuk rekondisi, semoga saja diakomodir. Tetapi kalau misalkan pihak DPRD akan membantu pengadaan satu unit damkar baru maka itu lebih baik,” tambahnya.

Di sisi lain, Saipul juga menyebutkan kekhawatirannya melihat kondisi armada damkar yang ada. Karena jika tak direkondisi atau tak ditambah dengan armada yang baru, maka tak menutup kemungkinan damkar Kota Bengkulu akan lumpuh total.

“Armada kita usianya sudah rentah, kalau tidak direkondisi maka ditakutkan akan terjadi kelumpuhan mengingat memang sudah tak bisa diperbaiki lagi,” tandas Saipul.

Untuk diketahui, harga satu unit damkar yang tengah dipesan oleh pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ialah Rp 1,8 miliar. Rencananya damkar tersebut akan tiba di Kota Bengkulu akhir November ini. (Ibe)