Kades Stop Aktifitas Pasir Besi

Nampak tumpukan pasir besi menggunung di Dermaga Linau, hingga saat ini belum juga diangkut Lantaran izin PT masih dievaluasi
Foto : IST

SELUMA SELATAN,Bengkulu Ekspress – Lantaran aktifitas usaha galian C di Desa Pasar Seluma, diduga tidak pamit dan belum memiliki izin dalam melakukan aktifitas galian C. Kepala Desa Desa Pasar Seluma Hertoni, menstop aktifitas usaha pengambilan pasir besi di desanya. Dia meminta PT. RSL menghentikan aktifitas pengambilan pasir besi.

“Papan merek pekerjaan tidak ada, perusahaan apa kita belum tahu secara pasti. Jadi kita minta manajemen melapor terlebih dahulu, setidaknya pamit,” tegas Kades

Tambahnya, sebelumnya lahan galian C itu lokasi milik eks PT. PL. Perusahaan tersebut dikabarkan sudah dipindahtangankan keperusahaan lain, Dengan perusahaan baru, tetapi kades tidak tahu perusahaan tersebut. ”Mayoritas masyarakat tidak setuju. Karena sudah sempat komplik pada2008 sampai 2010. Dampak sosial dan dampak kerusakan lingkunganya juga tinggi, sedangkan pertanggungjawaban mereka sampai kemana kita belum tahu,” ujar Kades.

Diketahui, eks PT PL membuka tambang pasir besi di wilayah Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan. Perusahaan itu dilanjutkan oleh perusahaan lain ini dilanjutkan oleh perusahaan PT. RSL. Terpisah Direktur PT. RSL, Sutoyo saat dihubungi via seluler, membantah kalau belum pernah menemui Kades Pasar Seluma, untuk membahas soal pembukaan tambang pasir besi tersebut.

“Saya sudah pernah ketemu dua kali. Pertama di rumah makan di Kota Tais. Kalau dia bilang belum pernah ketemu dia bohong. Dengan ketua BPD dan Pak ikwan saya juga pernah bertemu ke rumah dia. Cuma kita tidak tahu kendala dia apa dia berkeras tidak setuju. Alasan dia juga saya tidak tahu,” jelasnya.

Menurutnya, aktifitas perusahaan galian C itu belum signifikan. Belum ada pemasangan mesin, baru pembangunan rumah bagi pekerja. Segala perizinanpun sudah lengkap semua. “Untuk dihentikan, saya juga belum ada buat apa-apa baru persiapan saja. Semua izin sudah ada, dari Kementrian ESDM, camat dan bupati sudah ketemu. Tanggapan mereka untuk kesejahteraan dan masyarakat tidak ditinggalkan, mereka mendukung,” ungkapnya.

Dijelaskannya, perusahaan juga nantinya akan memperkerjakan masyarakat Desa Pasar Seluma, terkhusus yang tidak ada kerjaan nanti perusahaan sejahterahkan. “Masyarakat yang tidak bekerja kita pakai, kita akan sejahterahkan. Seandainya nanti 30 orang tenaga yang kita pakai maka akan kita pakai mereka, kalau nanti lebih kita atur waktunya,” ungkapnya. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*