Kades Limus Diduga Simpangkan DD

warga limus laporkan kades ke bupati
ASRI/Bengkulu Ekspress
DATANG: Tiga orang warga perwakilan masyarakat Desa Limus, Kedurang Ilir saat datang ke kantor Bupati Bengkulu Selatan hendak melaporkan kades mereka ke Plt Bupati, Senin (10/9).

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress–Kepala Desa di Bengkulu Selatan (BS) yang dilaporkan baik ke aparat penegak hukum dan Bupati Bengkulu Selatan paska adanya dana desa (DD) terus bertambah. Kali ini giliran Kepala Desa (kades) Limus Ru yang dilaporkan warganya. Ru dilaporkan warganya ke Plt Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi SE MM.

“ Kami minta kades kami diperiksa terkait pengelolaan DD,” kata Dalianto diamini 2 rekannya Walianto dan Sasman saat ditemui di kantor Bupati Bengkulu Selatan, Senin (10/9) sekitar pukul 11.20 WIB.

Dalianto mengatakan, laporan yang disampaikan dirinya dan kedua rekannya tersebut sudah diketahui ketu Badan Perwakilan Desa (BPD) desanya. Adapun dalam laporan tersebut, kades diduga melakukan penyimpangan penggunaan DD tahun 2016 dan 2017 lalu. Dikatakannya, pada tahun 2016 lalu sebagian DD digunakan untuk pembelian 1 set tenda dan satu set panggung. Bahkan dari kades sudah serah terima dengan pengelola Bumdes. Hanya saja, hingga saat ini barang tersebut tidak ada wujudnya.

“ Pembelian tahun 2016, saat ini sudah tahun 2018, namun barangnya belum juga ada, Saat kami tanyakan ke kades, kades mengatakan belum juga selesai,” ujar Dalianto.

Selain itu, sambung Dalianto, pada tahun 2017 ada pembangunan jalan sentra produksi sepanjang 1 km. Pada pelaksanaannya, pembangunan jalan hanya menggunakan batu krokos bukan koral. Sebab, sambung Dalianto, jika dengan koral maka menggunakan campuran bebatuan, sehingga jalan akan lebih bagus. Sedangkan dengan krokos menggunakan campuran pasir. “Kami bukan ingin menjelekan nama Kades dan nama desa kami, namun kami ingin pengelolaan DD secara transparan, kami minta laporan kami ini dapat ditindaklanjuti,” harap Dalianto.

Atas laporan tersebut, Plt Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi SE MM meminta inspektorat segera menindaklanjutinya dengan pemanggilan saksi-saksi dan juga audit investigasi. Hal itu untuk membuktikan laporan warga tersebut.



“Saya sudah perintahkan inspektorat segera menindaklanjutinya,” ujar Gusnan singkat.

Kepala Inspektorat Bengkulu Selatan, Hj Diah Winarsih SH melalui sekretarisnya, Asih Kadarinah MPd membenarkan sudah mendapatkan instruksi dari Plt Bupati menindaklanjuti laporan tersebut. Dirinya mengaku dalam waktu dekat ini siap menindaklanjutinya. “Sesuai petunjuk Pak Plt Bupati, kami siap menindaklanjutinya,” ujar Asih. (369)