Kades Dilatih Verval Data Penduduk Miskin

PELATIHAN: Dinsos menggelar pelatihan verifikasi dan validasi data warga miskin di aula bappeda dan Litbang BS, Kamis (20/2).

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Untuk memastikan data warga miskin di Bengkulu Selatan (BS) akurat, agar penerima bantuan tepat sasaran. Dinas Sosial BS menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Penduduk Miskin Basis Data Terpadu.

“Dengan adanya pelatihan ini, maka diharapkan ke depan data warga miskin di BS tetap,” kata Asisten II Bupati BS,Ahmad Novman Ali SE saat membuka acara pelatihan di Aula Bappeda dan Litbang BS, Kamis (20/2).

Basis data terpadu warga miskin sangat penting. Oleh karena itu, dirinya berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Sebab, dengan pelatihan tersebut dapat mengupdate data yang sudah ada.

Sehingga data penerima bantuan, seperti KIS, PKH, BPNT, KUBE dan lain sebagainya bisa tepat sasaran.“Dengan basis data terpadu ini, kami berharap di setiap desa dibentuk Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosial), yang biayanya bisa dianggarkan melalui Dana Desa,” beber Novman Ahmad Ali.

Dikatakannya, dengan adanya Puskesos diharapkan dapat memudahkan warga miskin dan rentan miskin menjangkau layanan perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan. Baik itu yang dikelolah pemerintah pusat, provinsi maupun Kabupaten.

“Insya Allah, kedepan tidak ada lagi warga miskin di BS tidak tersentuh bantuan,” harap Novman Ahmad Ali.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial BS Didi Ruslan Mkes mengatakan, peserta pelatihan tersebut seluruh kades dan lurah serta operator.

Dirinya berharap Kepala Desa dan Lurah agar proaktif melakukan verifikasi data penerima manfaat, seperti penerima KIS, PKH, BPNT, Bantuan Lansia dan lain sebagainya.

Sebab salah satu tujuan dari kegiatan ini supaya mendapatkan data yang akurat agar program tepat sasaran.“Pelatihan ini digelar selama 3 hari mulai hari ini (Kamis red) hingga Sabtu (22/2),” ujar Didi Ruslan. (369)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*