Kader JKN-KIS Sasar 4 Kelurahan

Dua kader JKN-KIS bersama Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Curup, Syafrudin Imam Negara SSi dan Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan, Zaipan Popiyandi. Dua kader JKN-KIS ini akan menyambangi peserta JKN-KIS di empat kelurahan di Kecamatan Curup Tengah.
Dua kader JKN-KIS bersama Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Curup, Syafrudin Imam Negara SSi dan Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan, Zaipan Popiyandi. Dua kader JKN-KIS ini akan menyambangi peserta JKN-KIS di empat kelurahan di Kecamatan Curup Tengah.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Setelah beberapa waktu lalu Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cabang Curup merekrut 2 orang kader JKN-KIS. Terhitung mulai hari ini kedua kader JKN-KIS tersebut akan mulai bertugas di Kabupaten Rejang Lebong.
Menurut Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Curup, Syafrudin Imam Negara SSi melalui Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan, Zaipan Popiyandi dalam melaksanakan tugasnya. Dua orang kader JKN-KIS tersebut akan menyasar peserta JKN-KIS di 4 kelurahan yang ada di Kecamatan Curup Tengah.

“Untuk tahap pertama ini, dua Kader JKN-KIS yang baru kita rekrut akan kita tugaskan ke 4 kelurahan di Kecamatan Curup Tengah,” terang Zaipan.
Empat kelurahan yang ada menjadi sasaran tugas dari kader JKN-KIS ini yaitu Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kelurahan Sidorejo dan Kelurahan Air Bang. Dimana diempat kelurahan tersebut ada sebanyak 1.246 peserta JKN-KIS yang akan ditemui oleh 2 Kader JKN-KIS yang baru direktur BPJS Kesehatan Cabang Curup.

Lebih lanjut Zaipan mengungkapkan, saat turun ke lapangan nanti, dua Kader JKN-KIS ini akan dilengkapi dengan surat tugas dari BPJS Kesehatan Cabang Curup. Selain itu pihak BPJS Kesehatan Cabang Curup juga telah menyampaikan surat pemberitahuan ke masing-masing kelurahan untuk diteruskan kepada masyarakat bahwa ada Kader JKN-KIS yang ada mendatangi warganya yang sudah menjadi peserta JKN-KIS.

“Jadi nanti petugas Kader JKN-KIS ini akan mendatangi satu persatu rumah peserta JKN-KIS khususnya yang mengalami kendala terkait dengan pembayaran iuran mereka setiap bulannya,” terang Zaipan.
Dijelaskan Zaipan, direkrutnya petugas Kader JKN-KIS ini sendiri salah satunya untuk mengatasi masalah tunggakan pembayaran iuran peserta JKN-KIS dari BPJS Kesehatan, khususnya peserta mandiri.
Dimana dalam menjalankan tugasnya, menurut Zaipan, kedua kader JKN-KIS ini akan mengedukasi peserta JKN-KIS yang melakukan tunggakan pembayaran iuran, dengan harapn kedepannya mereka semakin sadar sehingga tidak melakukan tunggakan pembayaran iuran peserta JKN-KIS. Selain melakukan edukasi, kedua kader JKN-KIS ini juga bisa menerima pembayaran iuran perserta JKN-KIS dari BPJS Kesehatan, sehingga menurut Zaipan bila selama ini masyarakat banyak menunggak karena malas untuk ngantri maka pembayaran bisa melalui dua kader yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan tersebut.

“Hadirnya petugas Kader JKN-KIS ini kami harap bisa memberikan solusi bagi mereka yang malas membayar iuran BPJS Kesehatan dengan alasan ngantri dan lainnya, karena pembayaran bisa dilakukan melalui Kader JKN-KIS. Pembayaran kepada kader JKN-KIS ini sah karena akan kita berikan tanda bukti pembayarannya,” demikian Zaipan.(251)