Kabur, Pemerkosa Ditembak

tersangka ditembakTUBEI, BE – Niat Yo (31) terbebas dari kasus pemerkosaan dengan cara melarikan diri dari tahanan Polsek Lebong justru dihadiahi timah panas. Tempo 2X24 jam Polres Lebong bekerjasama dengan Timsus Polda Bengkulu, Polsek Muara Bangkahulu dan Pondok Kelapa berhasil menangkap tersangka di Jalan Beringin Raya Unib Kota Bengkulu, kemarin (25/1).

Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi melalui Kasat Reskrim AKP Abdu Arbain didampingi Kasat Narkoba Iptu Ngatmin ikut terjun langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka.

“Terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas karena tersangka saat ditangkap mencoba melarikan diri dan melawan petugas. Bahkan aksi nekat Yo ini membuat 2 orang anggota kita ikut terluka karena terjatuh dari bangunan tempat tersangka ditangkap,” kata Abdu.
Penangkapan Yo ini berhasil setelah memperoleh informasi dari masyarakat. Sebelumnya Yo meloloskan diri dari tahanan Polsek Lebong Atas Rabu lalu, polisi sempat melakukan pencarian di seluruh wilayah Lebong danĀ  Curup. NamunĀ  Jum’at (25/1) kemarin setelah adanya informasi yang menyebutkan Yo berada di Bengkulu.

“Sebelumnya kita melakukan pengintaian di lokasi tempat Yo ini bekerja di Kota Bengkulu sejak malam Jum’at. Karena kondisi kurang mendukung maka akhirnya kita tunda penangkapan hingga pagi hari. Tersangka ini rencanaya akan kembali ke Garut hari minggu besok. Ia masih menunggu upah selama bekerja dan menunggu kiriman uang dari kerabatnya. Untungnya sebelum tersangka melarikan diri ke Garut, kita berhasil menangkapnya kembali,” kata Abdu.

Berdasarkan pengakuan Yo, jika pelarian telah direncanaknya sejak masuk sel tahanan Polsek Lebong Atas. Sebelum melakukan aksinya ia telah beberapa kali mengakali petugas piket agar bisa keluar dari sel tahanan untuk menggambar lokasi pelariannya. Cara yang ia lakukan agar bisa keluar dari tahanan yakni dengan mengeluh sakit sehingga dibawa ke puskesmas oleh anggota Polsek Lebong Atas. “Sebelum keluar dari sel saya sudah berapa kali naik ke atas plafon untuk melihat jalan keluar. Kebetulan pada malam Rabu hujan turun sangat deras sehingga ketika naik ke atas plafon dan membukanya tidak kedengaran dari luar,” beber tersangka.

Setelah berhasil keluar dari tahanan, tersangka langsung masuk ke dalam hutan dan berjalan ke arah Padang Bano. Sekitar pukul 09.00 WIB hari Rabu tersangka sudah sampai di jembatan Desa Padang Bano dan menyetop mobil truk yang melintas.”Saya tiba di Bengkulu sekitar pukul 17.00 WIB hari Kamis,” ungkap Yo saat ditanyai wartawan.

Ditambahkan Yo, Kamis (24/1) ia mendatangi proyek pembangunan ruko di daerah Unib depan dan meminta pekerjaan dengan alasan membutuhkan uang untuk makan.

“Saya meminta pekerjan kepada mandor di proyek tersebut dengan alsan tidak makan lagi dan mau pulang ke Jawa tapi tidak memiliki ongkos. Karena kasihan saya dipekerjakan saya juga menghubungi keluarga di Jawa agar mengirimkan uang untuk ongkos. Rencananya setelah gajian dan kiriman datang saya akan balik ke Jawa,” ucap Yo.(777)