Kabur, DPO Didor

2. Jefry/Bengkulu Ekspress – Daftar Pencarian Orang (DPO) yang berhasil ditangkap saat akan menjalani pemeriksaan.

SELUMA TIMUR, Bengkulu Ekspress – Upaya Tim Opsnal Satreskrim Polsek Seluma, memburu pelaku tindak kriminal membuahkan hasil. Kemarin dinihari (13/6) pukul 01.00 WIB, berhasil menangkap dan mengamankan RZ (30), warga Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Seluma Barat. RZ yang merupakan gembong spesialis bobol rumah yang selama ini meresahkan warga Seluma ini, terpaksa didor alias ditembak karena mencoba melawan petugas saat penangkapan berlangsung.

Data berhasil dihimpun, RZ yang telah ditetapkan sebagai DPO sejak 2018, telah kembali dari pelariannya dan menyewa rumah kos kosan diJalan Hibrida, Kota Bengkulu. Mendapat informasi tersebut ,Tim Opsnal dan langsung melakukan penyergapan.

DPO ini langsung memilih langkah seribu dan berusaha kabur saat polisi hendak menangkapnya. Upaya tersebut gagal setelah peluru panas menerjang kaki DPO ini. Alhasil pelakupun dibekuk setelah merasa kesakitan dan tidak bisa berjalan.



“Pelarian DPO ini terhenti setelah personel menembak pelaku setelah yang bersangkutan berupaya kabur dari penangkapan,” imbuh Kapolres Seluma Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) I Nyoman Mertha Dana SIk melalui Kasat Reskrim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rizka Fadhilah, SH SIk kepada Bengkulu Ekspress  kemarin (13/6).

Dijelaskan, selama menjadi DPO, tersangka kabur dan bersembunyi ke Jakarta. Sehingga begitu diketahui tersangka telah kembali, langsung dilakukan penangkapan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya tersebut. “Saat ini kita masih memburu empat tersangka lagi yang semuanya satu komplotan dengan tersangka ini. Semoga dengan tertangkapnya RZ ini, kita dapatkan informasi keberadaan empat rekannya tersebut,” sampainya.

Dihadapan penyidik RZ menagatakan, semua pencurian yang dilakukannya tersebut dilakukan bersama empat rekannya. Diakuinya, padahun 2018 lalu, dirinya dan rekan telah melakukan pencurian di lima TKP, yakni di Puskesmas Babatan, Kecamatan Sukaraja, mereka berhasil menggasak dua unit Laptop merk Accer. Lalu di Sekretariat Kukerta UNIB di Desa Tumbuan, Kecamatan Lubuk Sandi menggasak satu unit Kamera Samsung, satu unit Laptop merk Lenovo dan 1 unit Handpone merk Asus.

Kemudian, di Sekretariat Kukerta UNIB di Desa Lunjuk, Kecamatan Seluma Barat, berhasil menggasak satu unit Laptop merk Accer dan satu unit Handpone merk Iphone 8. Selanjutnya, di rumah Bidan Desa Talang Tinggi, Kecamatan Seluma Barat, berhasil mengambil satu unit Laptop merk Accer. Setelah itu, mereka membobol rumah warga Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Seluma Barat, yang merupakan tetangga tersangka sendiri dan berhasil menggasak satu unit Hanpone merk Oppo A37.

“Semua barang tersebut sudah kami jual, Pak. Hasilnya kami bagi berlima. Lalu uangnya kami gunakan untuk foya-foya dengan mabuk dan sebagian untuk membeli kebutuhan kami,” ucap RZ saat di BAP penyidik.(333)