Kabel Telkom Tanggungjawab Kontraktor

2
LEBONG UTARA,BE РBanyaknya kabel tanah milik PT Telkom Muara Aman yang terputus akibat pembangunan pelebaran jalan ternyata dikeluhkan  Telkom Muara Aman.
Seperti disampaikan salah satu Teknisi Telkom Muara Aman,Efriman, Telkom saat ini cukup banyak mengalami kerugian akibat banyaknya kabel yang terputus. “Kalau kami tergantung pimpinan lah mau minta ganti rugi atau tidak, yang jelas kita sebagai teknisi kewalahan kerja untuk menyambung kabel ini kembali. Padahal pekerjaan sudah diawasi tapi masih juga sering putus kabel ini,” ungkap Efriman.
Selain itu, Kepala Dinas PU Lebong Ir Eddy Ramlan MT menegaskan, rekanan atau kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan jalan memiliki kewajiban dan tanggungjawab memperbaiki  terkait putusnya kabel Telkom yang sudah sebulan belakangan terjadi. Akibat dampak kegiatan pelebaran jalan di wilayah Kecamatan Amen tersebut. Apalagi putusnya kabel Telkom yang membuat jaringan telepon maupun speedy pelanggan Telkom Lebong menjadi terganggu sudah beberapa kali terjadi.
“Kita pastikan rekanan wajib bertanggungjawab dengan putusnya kabel telkom yang merupakan dampak dari kegiatan pelebaran jalan. Soal bagaimana mekanismenya itu tergantung pihak rekanan dengan Telkom,” kata Eddy.
Dijelaskan Eddy, Dinas PU juga sudah mengingatkan masalah tersebut kepada pihak rekanan. Terlebih tahun lalu, dengan kegiatan yang hampir sama yaitu pelebaran jalan di wilayah Desa Daneu Kecamatan Lebong Atas hingga Desa Talang Ulu Kecamatan Lebong Utara, juga beberapa kali kabel Telkom putus. Termasuk juga kegiatan tahun ini, diwilayah yang sama juga beberapa kali kabel Telkom putus akibat kegiatan pelebaran jalan tersebut.
“Kita sudah mengingatkan hal ini kepada rekanan. Nah tapi soal teknis bagaimana ganti rugi yang akan di berikan oleh rekanan, kita serahkan kepada kedua belah pihak. Silahkan mereka berkoordinasi antara rekanan yang mengerjakan kegiatan dengan pihak Telkom Lebong sendiri,” jelas Eddy.(777)