Jurusan PBS FKIP Unib Gelar Perlombaan Bahasa dan Bedah Buku Tingkat Nasional

Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (PBS) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (Unib) menggelar pembukaan peringatan Semarak Bulan Bahasa 2019 di ruang rapat utama lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Bengkulu, Senin (28/10/19).

Ciptakan Generasi Cerdas Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (PBS) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (Unib) menggelar pembukaan peringatan Semarak Bulan Bahasa 2019. Acara digelar di ruang rapat utama lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Bengkulu, Senin (28/10/19) yang diikuti dosen dan mahasiswa.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Dengan Bulan Bahasa Kita Ciptakan Generasi yang Cerdas Bahasa dan Sastra dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0’ ini digelar selama 6 hari, dari 28 Oktober hingga 02 November 2019.

Dalam kegiatan ini, panitia mengadakan berbagai perlombaan di bidang bahasa dan sastra serta bedah buku yang diikuti mahasiswa dari berbagai universitas dari dalam dan luar Bengkulu, yakni Universitas Gajah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Sriwijaya, dan STKIP PGRI Lubuk Linggau.

Ketua Panitia Pelaksana, Dr Noermanzah M.Pd, yang sekaligus dosen di Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP Unib mengatakan, dalam kegiatan ini ada 3 kegiatan besar dari lomba-lomba, bedah buku karya dosen di bidang Bahasa dan Sastra, serta seminar nasional.

“Ya ada 16 lomba di bidang Bahasa dan Sastra yang kita lombakan, itu tergantung jenis lombanya ada yang tingkat regional dan nasional. Hal ini kita lakukan untuk memfasilitasi mahasiswa dan masyarakat supaya terwujud generasi yang disiapkan untuk menghadapi era revolusi industri 4.0,” ucap Noermanzah.

Dalam mewujudkan hal tersebut, Noerahman mengatakan, kegiatan semarak bulan bahasa kali ini menggunakan media IT sebagai sarana untuk mahasiswa berkreatifitas. Karena tanpa bahasa masyarakat tak bisa melakukan apa-apa menggunakan tekhnologi dan pemanfaatan tekhnologi karena bahasa adalah indikator utama sebuah bangsa.

Mengingat era revolusi industri 4.0 sangat mengedepankan penggunaan tekhnologi dalam aktifitas sehari-hari, dalam menghadapi tekhnologi 4.0, mahasiswa difokuskan untuk berpikir kritis dengan berpikir kreatif melalui karya-karya gemilang agar bisa maju kedepannya.

“Dalam bulan bahasa ini moto kita utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing. Karena disini kita berkolaborasi antar kedua prodi ya, Prodi Bahasa Indonesia dan Prodi Bahasa Inggris,” tambah Noermanzah.

Dalam pembukaan Semarak Bulan Bahasa 2019 ini dihadiri Rektor Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Ridwan Nurazi S.E M.Sc yang diwakili, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Dr. Ardila Fiza SH. MHum, Dekan FKIP Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Sudarwan Danim MPd, Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Dr. Dedi Sofyan MHum, Sekretaris Jurusan Pendidian Bahasa dan Seni Drs. Agus Joko Purwadi MPd. Kegiatan ini akan diakhiri dengan seminar nasional yang akan digelar pada 2 November 2019.(Imn/adv)