Juni, Program Bedah Warung BS Direalisasikan

Herman Sunarya SH MH

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Adanya pernyataan Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE MM yang mengaku pada tahun ini BS mendapat bantuan program bedah warung dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (RI). Sepertinya program tersebut akan segera diluncurkan dalam waktu dekat ini.

“Insya Allah Juni atau paling Lambat Juli sudah direalisasikan,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Disperindagkop dan UKM) Bengkulu Selatan (BS), Herman Sunarya SH MH.

Dikatakan Herman dalam program ini, warung warga akan direhab seperti dicat atau di pasang rolling. Selain itu juga dibantu rak-rak dagangan serta kulkas. Sehingga nantinya bangunan warung warga lebih terlihat bagus dan rapi. Sehingga pembeli semakin tertarik untuk berbelanja di warung tersebut.

“Bantuan bedah warung nanti sesuai dengan yang dibutuhkan warung tersebut,” ujarnya.

Dijelaskan Herman, warung yang akan menerima program tersebut harus milik sendiri dan tidak layak. Selain itu lokasinya strategis. Sehingga para pembeli lebih mudah menjangkaunya.

“Ini percontohan saja, calon penerima program akan kami survei terlebih dahulu untuk memastikan mereka layak menerima program ini,” terang Herman.

Sebelumnya Bupati BS, Gusnan Mulyadi SE MM mengatakan BS mendapat program bedah warung dari Kemendag untuk 11 unit warung. Program tersebut didapat setelah adanya pertemuan dirinya dengan Wakil Menteri Perdagangan RI beberapa waktu lalu, lalu dirinya menggelar presentasi di hadapan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Syailendra pada Senin (19/4). Dalam pertemuan tersebut membahas tentang revitalisasi setiap pembangunan sektor perdagangan di Bengkulu Selatan, pendataan jenis pedagang, pembangunan gudang (pusat distribusi), peningkatan sumber daya manusia dalam bidang marketing dan manajemen keuangan, pembinaan kemitraan bersama ritel dan marketplace, bedah warung melalui digitalisasi warung dengan program Kios Sekundang, pusat jajanan Kuliner dan souvenir.

Selain mendapat bantuan program bedah warung, sambung Gusnan, pihak Kementerian juga siap mendukung usulan dari Pemda BS terutama Pembangunan Sarana dan Prasarana serta pengembangan SDM pedagang yang menjadi prioritas utama. Sebab sambung Gusnan, saat itu dirinya mengusulkan program revitalisasi pasar secara fisik juga ajukan pembangunan Gudang non Resi untuk penyimpanan hasil produksi tani seperti Jagung dan Gabah.

“Semoga program program pusat segera diluncurkan ke BS agar ke depan masyarakat BS makin sejahtera,” harap Gusnan. (369)