Junaidi Tetap Usung Visi Agusrin

 DPRD Provinsi Bengkulu, kemarin (14/12) menggelar sidang paripurna penjadwalan pelantikan gubernur definitif sesuai instruksi Kemendagri.Foto.Rio/BE
DPRD Provinsi Bengkulu, kemarin (14/12) menggelar sidang paripurna penjadwalan pelantikan gubernur definitif sesuai instruksi Kemendagri.
Foto.Rio/BE

BENGKULU, BE – DPRD Provinsi Bengkulu, kemarin (14/12) menggelar sidang paripurna penjadwalan pelantikan gubernur definitif sesuai instruksi Kemendagri. Seluruh anggota dewan yang hadir sepakat Plt Gubernur H Junaidi Hamsyah SAg MPd dilantik Senin, 17 Desember pukul 09.00 WIB. Sidang itu dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kurnia Utama didampingi H Ahmad Zakasih SP dan Sekprov Drs H Asnawi A Lamat.
Plt Gubernur Junaidi Hamsyah ketika ditemui wartawan mengaku tak melakukan persiapan khusus jelang pelantikannya sebagai gubernur definitif. “Perasaan saya biasa saja. Yang dilakukan menarik napas sebaik mungkin. Bisa jadi urung  pelantikanya,” selorohnya.
Usai dilantik nanti, tegas Junadi, dirinya tetap akan mengusung visi dan misi saat Agusrin M Najamudin menjabat gubernur. “Pelantikan Junaidi tak  akan mengubah visi Agusrin,” tandasnya.
Dalam visi itu, dirinya tetap akan  mewujudkan masyarakat Bengkulu yang semakin maju dan sejahtera. Visi dan misi itu akan dijabarkan dalam  RPJMD yakni difokuskan pada  infrastruktur, ketahanan pangan, kesehatan dan pendidikan. “Empat itu yang akan tetap eksis dari sisa waktu yang ada,” katanya.
Lantas siapa yang akan mengisi kursi Wagub? Ditanya demikian Junaidi enggan berkomentar.”Saya belum sempat berpikir ke situ, ” elaknya.
Sebelumnya penetapan jadwal pelantikan itu disampaikan anggota Banmus DPRD Provinsi, Drs. Inzani Muhammad. Ini setelah Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu menerima faksimile dari Kemendagri bernomor T.121.17/7134/OTDA. Sesuai dengan tata tertib DPRD maka paripurna istimewa itu harus melalui penjadwalan dari Badan Musyawarah.
Di sisi lain, Sekretaris DPRD Provinsi, Sofwin Syaiful, SH mengatakan, undangan yang akan disebarkan semula ditargetkan sebanyak 1.025 orang. Setelah diseleksi ternyata  dicoret hingga 125 orang. Mereka yang dicoret karena telah meninggal dan pindah. Dari total undangan itu hanya 400 undangan saja yang bisa masuk ke dalam ruang pelantikan.
“Sebagian undangan telah sebar. Kita juga akan mengundang gubernur  se- Belajasumba (Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung).

375 Personel Pengamanan

Polres Bengkulu terus melakukan persiapan menghadapi proses pelantikan gubernur definitif. Pengamanan akan dilakukan di beberapa titik strategis di Kota Bengkulu. “Kami akan menyiagakan 375 personel kami mulai sejak dari bandar udara hingga ke titik-titik yang akan dilewati dan didatangi oleh pejabat negara,” ungkap Kapolres Bengkulu AKBP H Joko Suprayitno SST MK saat dijumpai wartawan BE, kemarin.
Rute perjalanan, pengamanan lokasi kegiatan, pengamanan terhadap kemungkinan gangguan, pemeriksaan keadaan ruangan dengan segala isinya dan seterusnya. “Pro dan kontra terhadap pelantikan ini mungkin saja terjadi. Namun kami memastikan pada saat pelantikan tidak boleh ada gangguan dari pihak manapun,” ungkapnya.
Sterilisasi dilakukan di lokasi pelantikan dengan radius 100 meter. Ini dengan cara melakukan seleksi ketat terhadap lalu lintas kendaraan yang akan memasuki kawasan Gedung DPRD Provinsi yang menjadi lokasi pelantikan tersebut.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat mendukung proses pengamanan ini,” pungkasnya. (cw1/247)