Junaidi Berpeluang Pimpin Demokrat

BENGKULU,BE РKarir Plt Gubernur H Junaidi Hamsyah SAg MPd sepertinya naik daun. Pasca Mahkamah Agung (MA) memvonis Gubernur Non Aktif Agusrin M Najamudin penjara 4 tahun dan denda Rp 200 juta, sudah dipastikan Junaidi akan dilantik menjadi gubernur definitif hingga 2014 nanti. Sebagai gubernur, kans Junaidi Hamsyah akan terus menanjak, diam-diam dia dilirik menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu. Berbagai wacana muncul terhadap Junaidi Hamsyah. Bahkan, beberapa kader Demokrat sudah mulai mewacanakan menarik Junaidi. Wacana menjadikan Junaidi Hamsyah sebagai Ketua DPD Partai Demokrat, bukan sesuatu yang tidak mungkin. Sebab, Ketua DPD Partai Demokrat H Murman Effendi SH MH yang saat ini sedang tersandung hukum, posisinya berada di ujung tanduk. Apabila Murman divonis bersalah, Bupati Non Aktif Seluma itu akan dipecat sebagai Ketua DPD Demokrat. Partai binaan Susilo Bambang Yudhotono itu akan menyelenggarakan Musdalub (Musyawarah Daerah Luar Biasa). Sebab itu, Junaidi punya peluang menjadi Ketua DPD Demokrat Provinsi Bengkulu. Terlebih menjelang pemilu legislatif 2014 nanti, posisi Juaidi sebagai gubernur sangat diperlukan untuk mendulang suara partai Demokrat. Benarkan demikian?

Kader Demokrat Oktoberto SE, MM yang juga anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Bengkulu mengatakan wacana tersebut sah-sah saja dilontarkan ke publik. Dia juga mengatakan tidak menutup kemungkinan Plt Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah bisa jadi Ketua DPD Demokrat. Apalagi, Partai Demokrat merupapakan partai terbuka, sehingga siapa saja yang memiliki energi positif bisa masuk dan menduduki jabatan di Partai Demokrat. ” Bisa saja terjadi. Apalagi, beliau (Junaidi) tidak ada masalah dan dinilai masih bersih,” ujar Oktoberto.¬†Apabila Junaidi menjadi Ketua DPD Partai Demokrat, dukungan di DPRD terhadap program pemerintahan mudah didapatkan. Sehingga apa yang diinginkan Junaidi Hamsyah akan berjalan mulus. Ini akan membuat pemerintahan akan semakin kondusif hingga masa jabatan Juniadi berakhir. Demokrat sendiri akan mengadakan Musdalub apabila pengadilan menyatakan Murman yang saat ini menjadi Ketua DPD Demokrat bersalah. ” Untuk melakukan Musdalub itu-kan, menunggu keputusan hukum tetap (Inchcrat). Kalau bersalah, sudah pasti akan diberhentikan. Demokrat inikan bersih-bersih, orang yang terlibat pelanggaran hukum tidak akan yang dilindungi,” katanya. Namun untuk bisa menjadi Ketua DPD Demokrat, Junaidi harus bisa melobi DPC-DPC Demokrat dan DPP Demokrat. Sebab hak suara berada ditangan mereka yang sangat menentukan. Namun tidak menutup kemungkinan Junaidi bisa terpilih, terlebih mendapat restu dari Ketua Umum DPP Anas Urbaningrum dan Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (100)