Jumlah Siswa Kesurupan Bertambah

Kasus kesurupan di SMPN 2 Pagar Jati menjadi tontonan pelajar sekolah sekitar
BENTENG, BE – Kasus kesurupan siswa di SMPN 2 Pagar Jati yang terletak di Desa Renah Kandis Kecamatan Pagar Jati, semakin menjadi – jadi saja. Pasalnya, hingga kemarin, kesurupan masih saja terjadi. Bahkan, jumlahnya bertambah dari sebelumnya. Jika sebelumnya, hanya sekitar 5 siswa yang kesurupan, kemarin menjadi 10 orang siswa. Kemudian, penunggu sekolah itu tidak hanya memasuki bagi siswa berjenis kelamin laki – laki saja. Akan tetapi, juga siswa perempuan. “Masih juga (kesurupan)  terjadi. Bahkan,siswa yang mengalami kesurupan bertambah,” ujar Kepala Sekolah SMPN 2 Pagar Jati, Ramadhan, S.Pd.
Menurutnya,  pihak sekolah melakukan berbagai upaya dengan memanggil ustad dan orang pintar, disekitar sekolah tersebut. Hanya saja, penunggu yang merasuki tubuh siswa ini  masih saja menanggu. Oleh sebab itu, pihaknya terpaksa melaporkan kejadian itu ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) untuk mencarikan solusinya. “Kalau lagi kemasukan, siswa itu marah – marah,” tukasnya.
Dijelaskannya, berdasarkan mediasi orng pintar dengan penunggu yang memasuki tubuh siswa ini. Apabila penyebabnya, dikarenakan ada yang mengganggu lokasi makam penunggu. Namun, dirinya tidak begitu jelas, apakah siswa buang air atau seperti apa. Sehingga, penunggu itu sangat marah. “Kalau cerita orang tua disini, dahulu dilokasi sekolah memang ada makam tua,” terangnya.
Terpisah, Kadis Dikbud. Meizuar, SH mengungkapan pihaknya telah menerjunkan tim ke sekolah  itu, untuk mencari solusinya. Seperti, mengusir mahluk gaib yang memasuki tubuh siswa tersebut. Sebab, kejadian seperti ini harus cepat diatasi karena dapat menganggu proses belajar. “Persoalan kesurupan siswa ini harus segera diakhiri agar tidak berlarut-larut,” tandasnya. (111)