Jumlah Penduduk Miskin Puluhan Ribu

RAKOR: Pelaksanaan rakor di Pemkab BU terkait penyaluran Jamkesmasda dan Jamkesda yang dipimpin oleh Asisten I Pemkab BU Ir Siti Qoriah Rosdiana. Dok.PERS/BE
RAKOR: Pelaksanaan rakor di Pemkab BU terkait penyaluran Jamkesmasda dan Jamkesda yang dipimpin oleh Asisten I Pemkab BU Ir Siti Qoriah Rosdiana.
Dok.PERS/BE

ARGA MAKMUR, BE – Banyaknya permasalahan antara Jamkesmas dan Jamkesda di Kabupaten Bengkulu Utara yang secara umum pembagiannya tidak merata. Padahal jumlah penduduk miskin di kabupaten ini cukup besar mencapai¬† 93.481 jiwa dan perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah khususnya di bidang pelayanan kesehatan. Terkait hal ini, semestinya program kesehatan (Jamkesmas dan Jamkesda) bisa diberikan secara merata.”Pembagian haruslah merata, sehingga dari camat dan kepala desa nya harus benar- benar mendata warga yang membutuhkan kartu tersebut sehingga untuk usulan 2013 dapat diketahui ,” papar Asissten I Ir Siti Qoriah Rosdiana saat¬† menggelar rapat koordinasi Jamkesda, kemarin.

Dinas kesehatan yang diwakilkan Novi Indra selaku kabid promosi kesehatan menjelaskan rapat yang digelar kemarin untuk mensinkronkan data penerima jamkesmas dan jamkesda karena untuk data warga yang sudah masuk ke Jamkesmas maka tidak bisa lagi masuk ke Jamkesda. Anggaran kedua kartu tersebut juga berbeda dari APBN dan APBD sehingga untuk tahun 2013 mendatang akan ada perubahan data yakni per nama yang dimaksudkan jika warga miskin yang tidak terdaftar di Jamkesda maka bisa masuk ke Jamkesmasda. Tahun ini sebanyak 7.303 warga yang sudah terdaftar di Jamkesmas. “Tahun depan kita belum tahu sistemnya dari sebelumnya per nama dan per alamat dan ini akan kita rapatkan lagi,” terang Novi.

Akhir tahun ini, Dinkes akan mendistribusikan kartu Jamkesmas se-Bengkulu Utara mencapai 8.886.927 kartu yang penggunaannya untuk tahun 2013. Diharapkan pembagian tersebut benar-benar sudah merata dan tepat sasaran sehingga tidak ada lagi warga yang mengeluh untuk mendapatkan pengobatan medis.”Jumlah penerima mengalami peningkatan yang siginifikan dan diharapkan bisa membantu masyarakat,” tukas Novi. (117)