Juli, Pantai Panjang Mulai Dibangun

IST/Bengkulu EkspressGubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memimpin rapat dengan pihak Kementerian PUPR membahas pembangunan kawasan wisata Pantai Panjang Bengkulu di ruang kerjanya, Rabu (12/6).

Kucurkan Dana Rp 10 Miliar

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Penataan kawasan wisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu segara dimulai. Jika tidak ada halangan, pekerjaan pembangunan fasilitas kawasan wisata Pantai Panjang itu akan dimulai pada Juli mendatang.  Ada 15 item pembangunan dilakukan sepanjang 250 meter dari Pasir Putih ke Rumah Makan Ayam Lepas.

Pembangunan itu akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 10 miliar yang dianggarkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW).  “Bulan depan itu targetnya sudah mulai titik nol pembangunan,” terang Kepala PPW Provinsi Bengkulu, Ir Daniel Kuddi dalam konfrensi pers di Media Center Pemprov Bengkulu, kemarin (12/6).

Dijelaskannya, saat ini proses lelang sudah selesai dan pemenang lelang sudah didapatkan. Hanya saja, untuk memulai pelaksanaan pembangunan tersebut, pihaknya masih menunggu revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).  Jika revisi DIPA dari Kementerian PUPR cepat selesai, maka proses pembangunan juga segara dilakukan. “Tinggal nunggu revisi DIPA. Mudah-mudahan dalam waktu dekat atau bulan depan sudah selesai,” beber Daniel.

Untuk memulai melakukan pembangunan itu, semua bangunan dan tempat perdagangan akan dilakukan pemindahan. Untuk para pedagang nantinya akan dibuat tempat kios untuk berdagang. Sementara bangunan yang masih bagus, akan dipertahankan dan disesuaikan dengan bangunan baru. Jika sudah tidak layak, maka dilakukan pembongkaran. “Para pedagang kita buatkan kios baru untuk berjualan. Jadi lebih tersusun dan rapi,” terangnya.

Tidak hanya itu, pembangunan juga akan dilanjutkan dari Pasir Putih ke kawasan Sungai Hitam. Pada tahap kedua, pembangunan akan dilakukan dari pembanguan tahap pertama sampai depan Bengkulu Indah Mall (BIM). Pembangunan tersebut akan dilanjutkan pada tahun depan, dengan anggaran sekitar Rp 15 miliar. Tahun ini, Kementeria PUPR sedang mempersiapkan DID atau rancangan pembangunan.  “Tahun depan, kita lanjutkan lagi pembangunannya,” terangnya.

Untuk melakukan pembangunan kawasan wisata Pantai Panjang itu sampai ke Sungai Hitam, Kementerian PUPR tinggal menunggu master plan dari Pemprov Bengkulu.  Daniel mengatakan, sebelumnya Dinas PUPR Provinsi memang sudah menyerahkan master plan tersebut, hanya saja masih perlu dilakukan revisi, sesuai dengan arahan dari gubernur.

“Revisi yang diminta gubernur itu minta disesuaikan dengan kebutuhan wisata. Jadi sekarang juga masih menunggu master plan itu,” ungkap Daniel.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah mengatakan, master plan pengembangan dan pengelolaan Pantai Panjang harus direview. Agar dari titik nol kawasan pasir putih hingga sungai hitam benar-benar memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan fungsi bangunan yang ada. “Tujuannya agar optimal untuk pengembangan pariwisata,” terang Rohidin.

Dalam pembangunan nantinya, harus sesuai dengan master plan. Sehingga tidak keluar dari target yang telah ditentukan. “Pembangunan nantinya harus sesuai dengan master plan,” terang Rohidin. Tarkait para pedagang yang berdampak pembangunan, nantinya harus dilakukan pembinaan. Terlebih para pedagang ini nantinya akan mendapatkan kios baru untuk berjualan. Tentunya disamping berjualan, juga harus memberikan kenyaman bagi para pengujung yang datang berwisata.  “Pembinaan harus dilakukan, jualannya juga harus beda sesuai dengan kondisi yang ada,” pungkas Rohidin. (151)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*