Juara KSM Kuliah Gratis di UIN

Endang/BE – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu, Bustasar saat menyerahkan piala, piagam dan reward kepada peraih medali emas di ajang KSM tingkat nasional.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu, Drs H Bustasar MS MPd menyerahkan penghargaan berupa bonus biaya pendidikan bagi peraih medali emas di Kompetensi Sains Madrasah (KSM) tingkat nasional 2019, yang diselenggarakan di Manado. Siswi Bengkulu yang beruntung tersebut, Zelmy Rahayu Darmansyah siswi Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC) Bengkulu Tengah. Dia berhasil meraih emas pada Bidang Geografi Terintegrasi.

Kepada BE, Bustasar mengaku bangga atas prestasi yang telah diukir para siswa/siswi dan ASN di jajaran Kanwil Kemenag. Selain medali yang disumbangkan dari siswi sekolah negeri, ia juga mengapresaiasi siswa madrasah swasta, yang telah menoreh prestasi di kancah nasional. Hal ini menunjukkan pendidikan di sekolah swasta di Bengkulu sudah berkualitas dan religius.

“Ini sejarah baru bagi Kemenag Bengkulu, selain KSM, perwakilan Bengkulu juga meraih juara tiga KUA teladan tingkat nasional, serta juara tiga lomba seni budaya hindu,” ungkapnya.

Total reward uang pembinaan yang diterima Zelmy mencapai Rp 9,8 juta. Biaya tersebut belum termasuk beasiswa kuliah (S1) gratis selama 8 semester di Universitas Islam Negeri (UIN) di bawah naungan Kementerian Agama RI, seperti UIN Sunan Ampel, UIN Sunan Kalijaga, UIN Syarif Hidayatulla, UIN Bandung, UIN Purwokerto dan UIN Makassar.

Selain Zelmy, Kakanwil Kemenag Bengkulu juga memberikan reward uang pembinaan bagi peraih mendali perunggu dari cabang matematika terintegrasi, yang diraih Halimah dari MTsN 2 Kabupaten Seluma dan Shafa Fadila Wibisono siswi Madrasah Ibtidaiyah Humaira Kota Bengkulu.

Penyerahan reward dilakukan usai pelaksanaan apel pagi di halaman kanwil kemenag Bengkulu, disaksikan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tamu undangan. Prestasi yang diperoleh bukanlah hal mudah mendapatkannya, perlu proses panjang, membutuhkan tenaga pikiran, waktu yang harus dikorbankan demi kemajuan bangsa.

“Prestasi ini keberhasilan kita bersama, dan satu kesatuan yang tidak dipisahkan, kedepan prestasi seperti ini bisa dipertahankan dan tagetnya bisa meraih emas lebih banyak lagi, “.

Disisi lain, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Dr Junni Muslimin SAg MPd, mengucap syukur atas perolehan prestasi yang luar biasa, dan mengharumkan nama provinsi Bengkulu hingga disebut dieven nasional. “Prestasi ini tidak boleh berhenti disini. Event ini merupakan tolok ukur kualitas dan mutu madrasah di era dekade sekarang,” ujarnya.

Dibeberkan Junni, KSM Nasional adalah Kompetisi sains tertinggi dan paling diminati kalangan madrasah di Indoensia. Sebelum KSM tingkat nasional digelar, yang telah terlebih dahulu diselenggarakan KSM di tingkat kabupaten dan provinsi. KSM juga merupakan lomba yang unik, dimana mengintegerasikan dua ilmu sekaligus, yaitu ilmu sains dan alquran, dua kelimuan ini tidak bisa dipisahkan, yaitu baca pemahaman alquran serta menalarkan, memahami, mendalami ilmu sains.

Mereka yang tidak bisa memahami dan membaca alquran dan hafalanya kurang, maka diyakini tidak bisa menjawab soal yang diberikan. “Inilah titik fokus pendidikan di madrasah, walau siswa memiliki kemampuan sains tinggi tanpa dasar alquran maka tidak akan bisa. Soal KSM yang disodorkan sangat unik, menjawab salah dikurangi dua (-2) tidak menjawab dikurang satu (-1), jadi peserta dibebani pada pilihan dan harus menjawab benar.

Disinilah jargon “Madrasah hebat dan Bermartabat” yang didengungkan Dirjen Pendidikan Madrasah. Apapun ilmu yang dimiliki, kita harus berserah diri pada Allah, sehingga tidak menyebkan diri menjadi congkak, angkuh dan sombong apalagi takabur. Seperti diketahui, Kompetisi Sains Madrasah (KSM) digelar selama enam hari, pada 16-21 September 2019.

Pada KSM kali ini, sebanyak 550 siswa dari 34 provinsi di Indonesia memperebutkan tropi penghargaan di delapan kelas yang dipetandingkan. Cabang yang dipertandingkan adalah Matematika Teritegrasi, Sains IPA Terintegrasi, IPS Terintegrasi, serta Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi dan Geografi Terintegrasi. Usai penyerahan reward, piagam dan piala, para pemenang tingkat nasional berfoto bersama dengan Kanwil Kemenag, serta bidang. (247)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*