Juara I Karya Ilmiah

PRESTASI yang ditorehkan oleh pelajar SMAN 1 BS ini patut diacungi jempol. Meskipun mereka hanya siswa yang berasal dari kabupaten kecil di Provinsi Bengkulu dan tidak pernah diperhitungkan di tingkat nasional, namun mereka bisa membuktikan kalau mereka juga bisa seperti siswa-siswa lain di kota besar.
Salah satu keberhasilan yang patut dibanggakan para siswa SMAN 1 BS ini adalah juara I lomba karya ilmiah tingkat nasional yang digelar di SMAN 8 Jakarta pada 28 dan 29 September lalu.

Siswa siswi yang juara itu adalah Fitri Dwi Anissa, Evita, Arum Ratna Dewi dan Firman Hidayat yang merupakan peserta lomba bidang IPS. Sedangkan Adilla Ronisa, Anjas Adi Sena, Puspa Sinta Pratiwi dan Ditya Yosmika Praptiwi yang merupakan peserta lomba karya Ilmiah bidang mata pelajaran IPA, meskipun belum juara namun sudah mampu menunjukan kemampuan mereka di hadapan juri.

Dalam lomba yang diikuti oleh 20 provinsi se Indonesia itu,
4 siswa SMAN 1 BS dari jurusan IPA yang terbaik se Indonesia ini mengambil tema  Upacara Adat Nundang Padi di Desa Selali Kabupaten BS dan hubungannya dengan pendidikan karakter bangsa.

Menurut 4 siswa ini, ide itu lahir dari adanya kegiatan warga di desa yang selalu menggelar upacara Nundang Padi sebelum memilih benih terbaik sebelum turun ke sawah. Benih itu dipilih oleh 4 orang anak kecil yang dimasukan dalam kelambu lalu dari hasil pilihan anak itu nantinya menjadi benih yang akan ditanam warga.

“Saat kami sajikan di hadapan juri pada lomba di Jakarta, ternyata juri memilih karya kami. Akhirnya kamipun menjadi yang terbaik,” terang Fitri didampingi teman-temannya kepada BE, kemarin.

Sementara Kepala SMAN 1 BS Drs H Agustinus Suharto mengungkapkan, keberhasilan siswa dan siswi SMAN 1 BNS ini dapat menjadi motivasi bagi siswa yang lain, baik itu dari SMAN 1 itu sendiri maupun dari sekolah lainnya. Pasalnya berkat keberhasilan ke 8 siswanya itu telah menjadikan nama BS di tingkat nasional menjadi harum. “Keberhasilan mereka bukti keseriusan mereka dalam belajar dan juga bukti kalau pelajar di BS ini mampu berprestasi di tingkat nasional,” terang¬† kepala sekolah yang pernah menjadi guru di luar negeri ini.(369)