Jual Kerbau Rugi Rp 18 Juta

Kasat Reskrim AKP Rahmat Hadi Fitrianto SH SIK

KOTA MANNA, BE – Nasib sial dialami Syarkoni (42) warga jalan Pemangku Basri, Kelurahan Tanjung Mulia, Pasar Manna, Bengkulu Selatan. Dirinya menjadi korban penipuan penjualan ternak seekor kerbau indukan miliknya.

Terduga penipu Fr, warga Desa Manggul, Manna. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp 18 juta. Tidak terima, korban melapor ke Mapolres Bengkulu Selatan (BS).

Kapolres BS AKBP Deddy Nata SIK melalui Kasat Reskrim AKP Rahmat Hadi Fitrianto SH SIK mengatakan,
dalam laporan tersebut, aksi penipuan penjualan kerbau korban oleh terlapor terjadi Sabtu (31/10)
sekitar pukul 10.50 WIB di jalan BLK, Kelurahan Tanjung Mulia, Pasar Manna.

Adapun kronologis kejadian berawal, Sabtu (31/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Fr menghubungi korban lewat
telepon dan menanyakan 1 kerbau indukan beserta 1 anaknya. Saat itu korban mengatakan, ada di kandang
miliknya di jalan BLK, Tanjung mulia, Pasar manna. Lalu Fr mengatakan, ingin membelinya. Kemudian,
sekitar pukul 11.30 WIB dihari yang sama, Fr tiba ke kandang ternak kerbau korban bersama Pa. Keduanya
mengatakan kepada korban jadi membeli 1 kerbau indukan beserta 1 ekor anaknya dengan harga Rp 18 juta.

Kemudian Fr mengatakan, mengantarkan uangnya ke rumah pelapor pada Rabu (4/11). Setelah itu, Fr dan Pa pergi. Sekitar pukul 17:30 WIB, Fr datang lagi ke kandang kerbau korban bersama He dan membawa indukan kerbau beserta anaknya tersebut. Namun, pada hari Rabu (4/11) sebagaimana yang dijanjikan Fr untuk membayar harga kerbau, Fr tidak mengantarkan uang pembelian kerbau kepada korban, bahkan saat dihubungi nomor handponenya sudah tidak aktif lagi.

“Laporan dugaan penipuan jual beli kerbau ini sudah kami terima dan segera kami tindaklanjuti,” ujar
Rahmat Hadi.  (369)