Jenazah Korban Bencana di RSMY Bengkulu Diserahkan ke Keluarga


Bengkulu, bengkuluekspress.com – Jenazah yang berada di rumah sakit M Yunus Kota Bengkulu, korban bencana banjir dan longsor yang terjadi di Provinsi Bengkulu, akhirnya berhasil diidentifikasi. Jenazah itupun sudah diserahkan ke keluarganya.

Kabid Dokkes Polda Bengkulu, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Komang menjelaskan, awalnya ciri-ciri fisik pada jenazah korban sulit dikenali, karena kondisinya telah rusak. Tim forensik akhirnya dapat mengidentifikasi jenazah setelah pihak keluarga datang ke pos mortem dengan membawa data klinis seperti struktur gigi korban.

“Ya kami sempat kesulitan mengidentifikasi jenazah korban yang ditemukan, namun setelah menunggu laporan dari pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan membawa data klinis, rupanya benar itu keluarga mereka yang hilang akibat bencana,” ujar Komang

Berdasarkan tanda-tanda klinis, jenazah yang ditemukan di daerah sungai Talang Boseng, Bengkulu Tengah pada 28 April lalu tersebut, diketahui bernama Herianto Hartono (38). Jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga yang merupakan warga Desa Kelindang Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Benteng pada Kamis (2/5/19) sore, untuk segera dikebumikan.

Petugas menemukan korban sudah tidak bernyawa lagi di aliran sungai Desa Talang Boseng, Bengkulu Tengah. Rencananya, jasad korban langsung dimakamkan di Desa Kelindang, yang berjarak 3 jam dari Kota Bengkulu.

“Ya nanti langsung kita makamkan, karena sudah bebrapa hari ini. Kasihan,” ujar Ali Sapawi, keluarga korban.

Hingga saat ini sudah ada 30 korban jiwa yang meninggal akibat banjir dan longsor yang melanda Bengkulu pada 27 April lalu. Korban terbanyak berasal dari Kabupaten Bengkulu Tengah. (Imn)