Jemput Ayah, Anak Gadis Hilang

=foto korban=

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Saat pergi menjemput ayahnya di rumah kerabat, remaja putri bernama Indri Saadyah (17) warga Desa Ujung Tanjung III Kecamatan Lebong Sakti, tak kunjung pulang ke rumah sejak lebaran kedua atau pada hari Kamis (6/6), hingga kemarin (9/6).Menurut ayah korban, Herly, bahwa pada hari Kamis (6/6) dirinya sedang berkunjung di rumah kerabatnya. Sekitar pukul 16.00 WIB, sang anak berpamitan kepada istrinya untuk menjemput dirinya pulang ke rumah. “Pada saat berpamitan, anak saya menggunakan baju putih dan celana pendek,” ceritanya kemarin (9/6).

Pada saat itu, sang anak (Indri) membawa sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi BD 3591 HB. Sekitar pukul 18.00 WIB dirinya pulang ke rumah dan sang istri bertanya tentang Indri, karena berpamitan ingin menjemput dirinya. “Istri saya bertanya kepada saya tentang Indri, tetapi saya tidak mengetahuinya karena tidak bertemu dengan anak saya itu,” sampainya.

Untuk itulah, dirinya bersama istri menunggu Indri hingga pagi harinya (7/6), namun Indri tak kunjung pulang ke rumah. Atas kejadian ini, sang ayah langsung melaporkan kehilangan anaknya kepada kepala desa setempat dan memang belum melapor ke pihak kepolisian karena sepengetahuannya untuk melaporkan kehilangan harus 1 x 24 jam. “Saya bersama keluarga dan warga mencari korban hingga jam 9 malam, namun tak kunjung ketemu,” sampainya.

Ditambahkan Herly, pada awalnya sang anak berpamitan ingin menjemput dirinya ketika bertandang ke rumah teman. Sang anak awalnya mengajak adiknya untuk ikut, namun adiknya tidak mau ikut. “Malahan adiknya bertanya, embak mau kemana lagi sudah sore dan itulah terakhir melihat Indri,” tuturnya.

Pada saat berpamitan, sang istri tidak ada rasa curiga jika anaknya tidak akan pulang karena ketika berpamitan hanya menggunakan baju sehari-hari, apalagi tidak pulangnya sang anak belum pernah terjadi selama ini. “Istri saya tidak ada curiga sama sekali,” ucapnya.

Menurut sang ayah, memang sebelumnya sang anak pernah mengatakan bahwa akan menikah, namun dirinya belum menanggapinya dengan serius, karena siapa yang akan menjadi suaminya atau asal usulnya belum diketahui olehnya. Untuk itulah dirinya pernah menyampaikan jika memang sudah ada orang yang akan meminangnya, maka silakan datang ke rumah dan mengatakan kepada dirinya.

“Mau menikah saya tidak melarang, tetapi saya harus tahu siapa yang akan menikahi anak saya dan sampai saat ini juga saya tidak tahu ada atau siapa orang yang mendekati anak saya,” tuturnya.

Dirinya sangat berharap anaknya bisa cepat pulang ke rumah dan bagi yang melihat anaknya untuk bisa menyampaikan kepada dirinya atau pihak kepolisian. “Saya sangat berharap bantuan dari semuanya, jika menemukan anak saya hubungi saya ke nomor handphone 0853-6903-9882,” harapnya.

Terpisah, Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra SH SIk melalui Kapolsek Lebong Tengah, Iptu Edi Suprianto SE, mengatakan bahwa setelah menerima laporan atas hilangnya salah seorang warga Desa Ujung Tanjung III, pihaknya langsung bergerak dan menyebar ke masing-masing Polsek jajaran dan Polsek tetangga atas data dan informasi hilangnya warga tersebut. “Laporan sudah kita terima dan kita sedang melakukan pencarian bersama-sama,” ucapnya. (614)