Jembatan Tunggang Terancam Putus

PoNdasi Jembatan (1)LEBONG UTARA, BE – Sudah hampir 3 bulan belakangan ini warga Desa Tunggang Kecamatan Lebong Utara khawatir. Pasalnya dua titik jembatan di desa mereka terancam putus total.
Masing-masing titik pertama di ujung atau pas di tiang jembatan Sungai Tunggang, dimana pelapis tebingnya sudah roboh dan hanyut dibawa arus sungai. Serta sekitar 5 meter di seberang titik pertama, sisi jalannya sudah tinggal beberapa centimeter lagi jaraknya dengan jalan aspal.
Kepala Desa Tunggang, Indra Jaya mengatakan, kondisi tersebut sudah berjalan lebih kurang 3 bulan belakangan. Kondisi tersebut sudah pernah di survey pihak Dinas PU, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut atau informasi kalau kondisi tersebut akan diperbaiki.
Padahal, jalan dan jembatan tersebut merupakan akses penghubung antara Kecamatan Lebong Utara dan Kecamatan Pinang Belapis. Jika tetap dibiarkan kondisi tersebut bakal semakin parah dan akan memutuskan akses utama jalur Lebong Utara-Pinang Belapis. Apalagi tanah sisi jalan yang sudah membentuk jurang tersebut semakin hari semakin tergerus.
“Apalagi di bawah jalan dan jembatan yang terancam putus tersebut mengalir air Sungai Tunggang yang mempercepat gerusan tanah di sisi jalan. Makanya harapan kita ada perhatian dari pemerintah dan kalau bisa dianggarkan penanggulangannya pada APBDP 2013 ini,” kata Indra.
Ditambahkan Indra, kondisi tersebut diperparah dengan seringnya jalan tersebut dilintasi kendaraan alat berat dari beberapa perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Kecamatan Pinang Belapis. “Sekali lagi kita berharap pemerintah daerah, kabupaten maupun provinsi bisa merespon. Kita khawatir nantinya akses jalan kita ini benar-benar terputus total,” pungkas Indra.(***)