Jembatan TAP Ditutup Total

APRI/Bengkulu Ekspress. Kondisi jembatan TAP yang amblas semakin parah, kemarin (23/4).
APRI/Bengkulu Ekspress. Kondisi jembatan TAP yang amblas semakin parah, kemarin (23/4).

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Sebelumnya jembatan di Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Agung Palik (TAP) masih bisa dilewati kendaraan roda dua (R2). Namun sejak kemarin (23/4) kondisi aspal jembatan yang amblas semakin parah, hingga membuat jembatan itu diblokir total.

‘’Sudah kita tutup total. Kendaraan roda dua pun tidak kita izinkan melintas,’’ ujar Camat TAP, Nirwan Tomeri SH kepada Bengkulu Ekspress (BE), kemarin (23/4).

Ia menambahkan, ditutupnya jembatan itu lantaran aspal jembatan yang amblas sudah semakin parah. Jika masih dipaksakan, ditakutkan akan menimbulkan korban jiwa.

‘’Kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, desa dan BPBD. Untuk itu, diambil langkah melakukan penutupan total jembatan tersebut,’’ ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, amblasnya aspal jembatan lantaran pondasi tiang jembatan patah akibat longsor yang terjadi di bagian bawah, lantaran derasnya aliran sungai. Jika tidak segera lakukan perbaikan, maka sebagian jembatan akan terjun ke dasar sungai.

‘’Sejak Sabtu (21/4), kerusakan aspal terus terjadi. Apalagi setiap sore hujan deras selalu turun dibagian hulu sungai yang membuat debit air semakin meninggi dan membuat longsor tanah pondasi semakin cepat,’’ terangnya.

Terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata SE yang juga meninjau langsung kondisi jembatan meminta Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum untuk dapat segera mengambil langkah antisipasi tanggap bencana. Karena kerusakan itu akan membawa dampak yang sangat besar bagi masyarakat, terutama dari sisi ekonomi.

‘’Untuk menuju desa seberang sungai, masyarakat terpaksa memutar arah melalui Desa Dusun Curup menuju Kota Agung Kecamatan Air Napal. Atau lewat Kemumu menuju Lubuk Durian. Akibatnya, jarak tempuh menjadi semakin jauh,’’ pungkasnya.(816)