Jembatan Perbatasan Terancam Putus

Bengkulu Utara
APRI/Bengkulu Ekspress. Jembatan yang tidak jauh dari bekas Pos Terpadu LLAJ Kecamatan Putri Hijau yang hanya bisa dilalui satu arah. Akibatnya para pengendara harus berhati-hati saat melintasi jalan tersebut, kemarin (3/1).

PUTRI HIJAU, Bengkulu Ekspress – Tidak hanya jalan lintas barat (Jalinbar) Sumatera di Kecamatan Ketahun yang terancam putus akibat abrasi laut, namun hal yang sama juga terjadi pada salah satu jembatan di Kecamatan Putri Hijau, tepat di kawasan perbatasan Putri Hijau dengan dengan Air Rami Kabupaten Mukomuko.

Hanya saja jembatan ini rusak bukan dikarenakan abrasi air laut, melainkan karena padatnya lalu lintas di atasnya.
Saat ini kondisi jembatan tersebut sangat memperihatinkan, bahkan hanya bisa dilewati kendaraan dari satu arah.
Berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress (BE) dilokasi, bagian jembatan yang amblas berada di sisi sebelah kanan dari arah Bengkulu Utara ke Mukomuko.

Untuk mengantisipasi menelan korban, sudah dipasang garis pengamanan serta drum pembatas sebagai rambu peringatan darurat.

Sayangnya, pada malam hari di tempat tersebut tidak ada satupun pencahayaan lampu. Sehingga benar-benar harus ekstra waspada agar kendaraan yang digunakan tidak terjun ke sungai.

Selain dikarenakan padatnya arus lintas yang melebihi kemampuan jembatan, juga dikarenakan jembatan tersebut sudah cukup tua. Perbaikan biasanya dilakukan hanya sebatas pergantian pelapis aspal, bukan perbaikan badan jembatan.

Salah seorang pengendara dari warga Kabupaten Mukomuko, Suryadi mengatakan sangat mengkhawatirkan kondisi Jalinbar sumatera tersebut. Sebab, jembatan itu akan putus jika tidak segera diperbaiki.

“Salah satu sisi pembatas jembatan sudah amblas,’’ ujarnya ditemui Bengkulu Ekspress (BE) saat melintas.

Ia juga menyebutkan, kondisi yang sangat mengkhawatirkan bagi pengendara yang melintas pada malam hari. Karena tidak ada satupun pencahayaan lampu di sekitar jalan tersebut. Apalagi medan jalan di sekitar areal perkebunan kelapa sawit ini cukup ekstrem lantaran jalannya tanjakan dan turunan serta tikungan tajam.

‘’Kalau dari arah Mukomuko, setelah tanjangan melewati bekas Pos Terpadu LLAJ jalan langsung menurun dan jembatan ini persis di bawah turunan dan tikungan. Jadi sangat harus diwaspadai,’’ ungkapnya.

Pengendara lainnya yang merupakan warga Kecamatan Kota Arga Makmur, Hidayat yang hendak menuju Mukomuko untuk bertugas sebagai PNS di Pemkab Mukomuko menyampaikan hal senada.

Ia bahkan cukup sering pulang-pergi Mukomuko-Arga Makmur menggunakan kendaraan umum, juga sangat khawatir atas kondisi jalan ini. Ia pun juga berharap agar pemerintah cepat memperbaiki Jalinbar Sumatera yang merupakan jalan satu-satunya antara Bengkulu-Mukomuko tersebut.

‘’Memang rusaknya cukup parah. Kami berharap cepat ada perbaikan dari pemerintah. Agar arus Lalu Lintas Bagian Barat Sumatera tidak terputus,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) BU, Heru Susanto ST menyebutkan, perbaikan jembatan tersebut sudah diusulkan Dinas PU Provinsi Bengkulu ke pusat, dan akan diperbaiki 2017 ini diperbaiki.

Ia juga mengaku, jembatan itu sudah cukup lama tidak dilakukan perbaikan. Namun hanya sebatas pergantian lapisan aspalnya saja.

‘’Sudah diusulkan provinsi ke pusat. Tahun ini diperbaiki,’’ pungkasnya.(816)