Jembatan Penghubung Putus, Ribuan Masyarakat Desa Batu Roto Terisolir

Jembatan Putus
PUTUS : Inilah jembatan gantung di Desa Kota Lekat Mudik Kecamatan Hulu Palik putus akibat ditimpa pohon, kemarin (3/1). (Foto IST/BE).

HULU PALIK, BE– Jembatan gantung di Desa Kota Lekat Mudik Kecamatan Hulu Palik putus karena ditimpa pohon besar yang berada tidak jauh dari jembatan tersebut. Akibatnya, jalan alternatif utama menuju Desa Lubuk Durian menuju Desa Batu Roto putus total. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB sore kemarin (3/1).

Kronologis kejadiannya bermula angin kencang dan hujan deras yang melanda membuat pohon besar yang berada di dekat jembatan gantung seketika tumbah. Kemudian pohon itu menimpa bagian tengah jembatan hingga putus total. Beruntung saat kejadian tidak ada warga yang sedang melintas. Namun kejadian ini menarik perhatian warga sekitar. Sehingga seketika itu warga beramai-ramai mendatangi lokasi.

Salah seorang warga Desa Kota Lekat Mudik, Bahlun membenarkan kejadian itu. Ia yang mengetahui kejadian langsung menuju lokasi untuk melihat langsung jembatan yang putus akibat ditimpa pohon besar tersebut.

‘’Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB. Tadi itu ada angin kencang. Kemudian tiba-tiba pohon besar yang berada di pinggir jembatan langsung roboh dan menimpa jembatan,’’ ujarnya kepada Bengkulu Ekspress (BE) saat ditemui.

Ia menambahkan, kejadian ini menyebabkan jalan alternatif utama kendaraan roda 2 dari Desa Lubuk Durian menuju Desa Batu Roto putus total. Tak hanya itu, jalan ini juga digunakan warga untuk menuju wilayah perkebunan. Untuk itu, perbaikan segera dari pemerintah sangat diharapkan.

‘’Ini jadi jalur utama bagi warga yang menggunakan sepeda motor baik dari Desa Lubuk Durian menuju Batu Roto atau sebaliknya,’’ ungkapnya.

Warga Desa Batu Roto, Herman menyebutkan hal senada. Pohon kayu besar itu sudah berumur cukup tua. Sehingga sangat rentan roboh.

‘’Memang pohon itu sudah tua. Akibatnya pohon tiba-tiba roboh saat dilanda angin kencang sore tadi (kemarin, red),’’ pungkasnya.

Tak lama usai kejadian, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Utara (BU) Made Astawa langsung turun ke lokasi bencana untuk melakukan penanggulangan. Tak hanya itu, pihak Koramil dan Polsek setempat juga langsung turun mengamankan lokasi.(816)