Jembatan Padang Pelasan Makan ‘Korban’

YouTube video

AIR PERIUKAN, Bengkulu Ekspress– Dampak usia yang sudah menua. Besi pelapis jembatan akses jalan lintas provinsi Bengkulu, di Km 37 Desa Padang Pelasan, Kecamatan Air Periukan kini mulai rusak. Terdapat lubang besar di pinggir jalan dan kerusakan pada bibir jembatan, tepatnya pada KM 40 desa Gunung Agung. Kerusakan ini membuat banyak pengendara terjatuh saat melintas di lokasi kerusakan. Karena lubang kerusakan yang kini ditutup dengan besi plat itu cukup dalam mencapai 30 Cm.

“Lama kelamaan besi pada lantai jembatan ini kropos sehingga berlobang ditambah lagi dengan intensitas kendaraan banyak. Sekalipun sudah ditutup dengan besi plat tetap saja banyak kendaraan terjatuh,” ujar Kepala Desa Padang Pelasan, Akhirudin kepada Bengkulu Ekspress kemarin (22/1).

Kecelakaan makin kerap terjadi disaat hujan. Karena besi plat penutup lubang itu menjadi licin terkena air hujan. Tak hanya lubang yang ditutupi besi plat yang memakan korban. Bibir jembatan yang kini sudah merekah juga kerap menimbulkan kecelakaan. Banyak pengendara terjatuh saat melaju di bibir jembatan yang sudah merenggang tersebut. Terutama kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi. Begitu tiba-tiba mendapati lubang di depannya umumnya pengendara mengerem mendadak sehingga terjatuh.

”Jika tidak diperbaiki atau dipasang rambu-rambu, kerusakan di jembatan itu bisa semakin parah, ditambah lagi intensitas kendaraan yang cukup padat dj jalan tersebut, membuat jalan tersebut semakin rusak. Beberapa waktu yang lalu, sudah ada korban yang jatuh akibat lobang tersebut,” ungkap Akhirudin.

Jalan tersebut merupakan jalan nasional. Oleh sebab itu, Akhirudin meminta pemerintah daerah dapat mencarikan solusi agar seecepatnya jembatan itu diperbaiki, Jikapun tidak diperbaiki hendaknya dipasang rambu tanda berbahaya dan pemberitahuan pada pengemudi lainnya.  “Laporan tertulis juga sudah disampaikan ke perhubungan,” sampainya.(333)