Jembatan Lubu Gading Tak Dianggarkan

APRI/BE Kondisi jembatan penghunung Desa Lubuk Gading menuju Desa Tanjung Agung Kecamatan Tajung Agung Palik putus total akibat bencana tak kunjung diperbaiki, kemarin (5/2).
APRI/BE Kondisi jembatan penghunung Desa Lubuk Gading menuju Desa Tanjung Agung Kecamatan Tajung Agung Palik putus total akibat bencana tak kunjung diperbaiki, kemarin (5/2).

TANJUNG AGUNG PALIK, Bengkulu Ekspress- Walau sarana jembatan penghunung Desa Desa Lubuk Gading menuju Desa Tanjung Agung Kecamatan Tajung Agung Palik (TAP) dibutuhkan oleh masyarakat. Namun, pembangunan jembatan itu, belum dapat diakomodir dalam APBD Kabupaten Bengkulu Utara (BU), tahun 2018 ini. Akibatnya, masyarakat harus bersabar hingga usulan perbaikan jembatan itu dapat direalisasikan pemerintah dalam anggaran berikutnya.

‘’Ambruknya sudah sejak tahun 2016 lalu. Bahkan, pak Bupati Bengkulu Utara, Ir Mian juga turun langsung meninjau kerusakan ketika itu,’’ ujar Kades Lubuk Gading Yarman Zori, kemarin (5/1).
Ia menambahkan jembatan penghubung sepanjang 12 meter itu, menjadi perlintasan masyarakat untuk menuju sejumlah desa lainnya dan kantor Camat TAP. Karena, jarak tempuh menjadi lebih dekat, ketimbang harus melewati jalan lain yang terpaksa memutar.

‘’Jalan lain ada. Tapi, jaraknya lebih jauh. Untuk itu, masyarakat sangat berharap pemerintah daerah dapat membangun jembatan ini, agar akses masyarakat dapat lebih mudah,’’ ungkapnya.

Berdasarkan data rekapitulasi Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kabupaten BU di Dinas Pekerjaan Rakyat dan Penataan Ruang (PUPR) yang sudah ditayangkan dalam Sistem RUP (SiRUP) hingga kemarin (5/1), belum terlihat adanya nama paket pekerjaan jembatan tersebut. Artinya, dalam anggaran tahun 2018 ini, tidak ada pembangunan jembatan itu.

‘’Bisa dicek langsung di dalam SiRUP. Karena, rencana pembangunan sudah ditayangkan semuanya dalam aplikasi tersebut,’’ terang Kabag Pembangunan Setdakab BU, Dodi Hardinata SSos MSi.
Terpisah Kepala Bappeda BU, Dr Sahat M Situmorang AP MM melalui Kabid Bina Program, Masrup juga menyebutkan mengenai pembangunan jembatan itu, dapat dikonfirmasi langsung kepada pihak DPUPR, selaku leading sector.

‘’Ini PR (Pekerjaan Rumah, red) kita bersama. Namun, silahkan pastinya tanya di DPUPR,’’ pungkasnya.
Pembangunan Desa Desa Lubuk Gading menuju Desa Tanjung Agung sangat diharapkan masyarakat dapat terealisasi di tahun 2018 ini. Namun, kenyataannya pembangunan jembatan itu belum dapat diakomodir. Untuk itu, masyarakat diharapkan dapat lebih bersabar, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki. (816)