Jembatan Lapuk, Truk Terjun ke Sungai

Foto : IST

LUBUK SANDI, Bengkulu Ekspress – Akibat melintas di atas lantai jembatan yang sudah lapuk di Desa Arang Sapat, Kecamatan Lubuk Sandi, sekitar pukul 21.00 WIB, kemarin (15/5). Dump truk Hyno BD 8957 KF yang dikemudikan Taswin (25) warga Desa Rena Panjang, Kecamatan Lubuk Sandi, terjun ke Sungai Desa Arang Sapat, Kecamatan Lubuk Sandi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden laka. Sopir hanya mengalami luka lecet.

Diketahui, truk bermuatan pasir yang diketahui milik Kepala Desa (Kades) Gunung Agung, Kecamatan Lubuk Sandi, Suherman ini, mengangkut pasir untuk proyek di Desa Cawang, Kecamatan Lubuk Sandi. Naas, saat melintas di atas jembatan tersebut, roda depan sebelah kiri truk melintas di lantai jembatan yang telah lapuk. Sontak truk pun langsung miring. Walaupun sopir berusaha menyelamatkan truk, namun truk berikut muatannya tetap jatuh ke dasar Sungai Arang Sapat, yang dalamnya sekira 5 meter.

“Aku sudah berupaya menahan agar mobil tidak terjun ke dasar sungai, tapi tidak berhasil. Mobil yang saya kemudikan berikut muatannya terjun ke dasar sungai tersebut,” jelas Taswin, kepada Bengkulu Ekspress .

Dijelaskan Taswin, sebelum kejadian laka tersebut, dirinya membawa pasir dari Sungai Seluma yang rencananya diantarkan kepada pemesannya di Desa Cawang. “Naasnya saya terlalu mengambil jalan ke kiri saat berada di atas jembatan tersebut. Lalu ban depan memijak papan lapuk lantai jembatan tersebut, yang akhirnya jatuh ke dasar sungai,” terang Taswin.

Dengan dibantu masyarakat setempat dengan bergotong-royong, akhirnya dump truk tersebut baru dapat dievakuasi dari dasar sungai, kemarin (16/5) pukul 10.30WIB dalam keadaan kosong, muatan truk tersebut telah habis tertumpah ke dasar sungai. “Memang sudah selayaknya jembatan ini di bangun secara permanen, dengan berbadan jalan hotmix. Agar kejadian seperti ini tak terulang lagi,”imbuhnya singkat.(333)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*