Jembatan Anjlok, Houling Jalan Terus

KETAHUN, BE- Jembatan di atas Sungai Pagardin yang letaknya di Desa Lubuk Mindai Kecamatan Ketahun kondisinya memprihatinkan. Pasalnya fisik jembatan di pangkal sebelah barat sudah miring dan anjlok. Ironisnya, aktivitas seperti houling batu bara masih terus jalan terus tanpa dilakukan perbaikan jembatan.”Kita khawatir jika tetap dilalui houling , jembatan itu akan roboh,” ungkap Kades Lubuk Mindai, Junaidi.

Sedangkan  jembatan itu memiliki peran sangat vital untuk masyarakat. Bukan saja sebagai sarana umum, tetapi berfungsi ganda sebagai pendukung sarana transportasi hasil bumi. Termasuk halnya sebagai jalur houlingbatu bara yang melintasi jalan Karang Pulau-Napal Putih.

Jika keberadaan fisik jembatan nantinya rusak, banyak pihak terkena dampaknya secara langsung.”Kalau roboh, akses transportasi akan putus dan berimbas pada perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Meskipun jembatan itu merupakan jalur utama transportasi, namun bangunan jembatan belum permanen. Keadaan ini sangat ironis , karena beberapa jembatan di daerah ini yang melintasi sungai kecil saja dibuat permanen. Sedangkan Jembatan Lubuk Mindai ini, hanya kerangka dari besi sementara bantalan jembatan masih berbahan kayu saja.Mengingat pentingnya  fungsi jembatan itu, diharapkan pemerintah segera merespon kondisi yang terjadi.

Sebab,  keberadaannya sangat menentukan kelancaran jalur transportasi untuk kepentingan beberapa pihak. “Mudah-mudahan pemerintah memperhatikan kondisi ini, dan membangun jembatan ini secara permanen,” harap Kades.(919)