Jelang Tes CPNS, Dukcapil Diserbu

LEGALISIR - Sekretaris Dinas Dukcapil Kabupaten Benteng, Adnan Kasidi SE saat menujukan data kependudukan yang sudah dilegalisir, Senin
Bakti/Bengkulu Ekspress
LEGALISIR : Sekretaris Dinas Dukcapil Kabupaten Benteng, Adnan Kasidi SE saat menunjukkan data kependudukan yang sudah dilegalisir, Senin (17/9)

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Jelang pendaftaran seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Benteng mendadak ramai dikunjungi warga.

Dinas Dukcapil diserbu oleh para pencari kerja (Pencaker) yang saat sedang berbondong-bondong melengkapi syarat yang diperlukan untuk pendaftaran tes CPNS. Yakni, legalisir kartu tanda kependudukan elektronik (E-KTP), kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran.

“Dari pagi tadi, ada sekitar seribu tanda tangan yang telah saya berikan,” ungkap Sekretaris Dinas Dukcapil Kabupaten Benteng, Adnan Kasidi SE, kemarin (17/9).

Dijelaskan Adnan, kedatangan warga dalam jumlah besar ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Terutama sejak adanya informasi menganai adanya seleksi penerimaan CPNS di Kabupaten Benteng.

“Karena legalisir data kependudukan menjadi salah satu persyaratan, mau tidak mau masyarakat harus melakukan hal itu. Dari pantauan kami, kunjungan masyarakat ke Dinas Dukcapil Kabupaten Benteng sejak beberapa hari lalu mencapai 3 kali lipat dari hari biasa,” tambah Adnan.

Selain meminta legalisir, beber Adnan, tak sedikit pula masyarakat yang sibuk mengurus pembuatan akta kelahiran. Jika selama ini mereka abai, momentum seleksi CPNS seolah membuat mereka lebih termotivasi.



“Jumlah masyarakat yang membuat akta kelahiran juga semakin meningkat. Informasi yang kami terima, pembuatan SKCK dari kepolisian ternyata membutuhkan akta kelahiran,” kata Adnan.

Lebih lanjut, Adnan menuturkan, pelayanan kepada masyarakat tetap akan dilakukan secara maksimal. Jika semua syarat lengkap, kepengurusan data kependudukan akan diselesaikan dalam 1 (satu) hari.

“Sesuai dengan instruksi pusat, kepengurusan data kependudukan harus selesai dalam tempo waktu 24 jam. Akan tetapi, ini dilakukan juga semua persyaratan telah lengkap,” pungkasnya.(135)