Jelang HUT RI, Pedagang Bendera Musiman Bermunculan

Aprizal/Bengkulu Ekspress : Sejumlah pedagang bendera dan pernak-pernik khas HUT RI mulai banyak menghiasi pinggiran jalan Kota Bengkulu
Aprizal/Bengkulu Ekspress : Sejumlah pedagang bendera dan pernak-pernik khas HUT RI mulai banyak menghiasi pinggiran jalan Kota Bengkulu

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-73, pada 17 Agustus mendatang. Sejumlah pedagang bendera musiman banyak menghiasi pinggiran jalan protokol Kota Bengkulu. Terutama di Jalan S Parman No 2 dan Jalan P Natadirja Km 7 Kota Bengkulu.

Para pedagang tersebut umumnya dari luar Kota Bengkulu. Seperti Imran (52) asal Padang Sumatera Barat. Ia datang ke Bengkulu sejak akhir Juli lalu. Sejak 2001, dia selalu berjualan bendera Merah Putih di Bengkulu, menjelang HUT RI.

“Dari 17 tahun lalu kita datang ke sini untuk berjualan,” katanya.

Imran menerangkan, pembeli pernak-pernik kemerdekaan ini berasal dari berbagai kalangan. Biasanya
didominasi dari lingkungan perkantoran dan sekolahan untuk keperluan upacara dan lainnya.

“Kebanyakan yang beli dari kantoran hingga sekolahan,” terangnya. Selain itu, banyak juga pelanggannya yang berasal dari daerah Bengkulu, seperti Kabupaten Kepahiang, Curup,  Mukomuko, Penarik, Arga Makmur yang mengambil barang darinya untuk dijual kembali.

Imran mematok harga bendera dan pernak-pernik HUT RI lainnya dengan harga bervariasi. Dari Rp 25 ribu sampai Rp 150 ribu.

“Bendera ukuran 60 sampai 90 cm harganya Rp 25 ribu. Bendera ukuran 1,8 meter sampai 2,4 meter seharga Rp 150 ribu. Umbul-umbul Rp 25 ribu sampai Rp 85 ribu,” terangnya.

Ketika ditanyai soal omzet, menurut Imran, hasil berjualan pernak-pernik HUT kemerdekaan ini mendatangkan omzet lumayan besar, tetapi ditahun ini pendapatannya menurun 30 persen dari periode Agustus, tahun lalu.

“Tahun lalu saya rata-rata mendapat keuntungan Rp 3 juta sampai Rp 4 juta per hari, sekarang turun hingga 30 persen dari omzet itu,” katanya. (cw1)