JCI Kunjungi Graha Pena BE

RATU SAMBAN, BE – Kemarin, tepat pukul 14.30 WIB, Graha Pena Bengkulu Eksperess, dikunjungi oleh komunitas suporter sepak bola liga Italia. Mereka yang menamakan kelompoknya JCI (Juventini Club Indonesia) Chapter Bengkulu ini datang berombongan sekitar 50 anggotanya. Mereka bermaksud merayakan gelar scudeto (juara liga Italia) ke-30 bagi club yang bermarkas di Kota Turin tersebut. Ketua JCI Chepter Bengkulu, Gunawan mengatakan, mereka mengelilingi Kota Bengkulu, dan memulai konvoi perayaan dari Pintu Batu. Kemudian rombongan menyempatkan diri mengunjungi Graha Pena Bengkulu Ekspress. Kedatangan komunitas tersebut disambut oleh crew redaksi Bengkulu Ekspress. Saat mengunjungi graha pena BE, berbagai pertanyaaan mengenai dunia jurnalistik juga sering disampaikan. Bahkan beberapa anggota mereka yang masih berstatus sebagai mahasiswa banyak berkeinginan menjadi seorang jurnalis. Selain merayakan gelar scudeto ke-30, dan bersilaturahmi dengan crew BE, komunitas ini juga menyatakan sikap untuk memberikan dukungan terhadap Rakernas SIWO 25-27 Mei mendatang. Terlebih sebagai komunitas suporter olahraga, maka tidak ada kata lain selain memberikan dukungan serta mensukseskan kegiatan tersebut. Selain itu, Rakernas SIWO juga memberikan andil sendiri bagi Provinsi Bengkulu untuk mengekplorasi keunikan alam, ataupun mendatangkan investor di Bumi Raflesia ini. Sehingga Bengkulu bisa lebih dikenal lagi dimata nasional. Dengan adanya Rakernas SIWO tersebut kata Gunawan, pihaknya juga sangat ingin berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Untuk itu, mereka juga akan terus menggali informasi mengenai Rakernas wartawan olahraga tersebut, agar dapat berpartisipasi secara langsung. “Kita akan ikuti kegiatan Rakernas SIWO ini, bagaimana nanti caranya kita bisa mengikutinya. Apakah melalui BE atau jalan lain, maka kita minta informasinya. Kita juga sudah mengerti akan diselenggarakan SIWO dengan adanya berbagai spanduk yang telah terpasang, dan kita siap membantu mensukseskannya,” katanya.
Sementara JBB (Juventini Bengkulu Brotherhood) yang merupakan cikal bakal JCI, mengungkapkan hal serupa. Ketua JBB, Azhari, mengaku sangat ingin turut serta terhadap pelaksanaan SIWO. “Dengan ini, maka kita harapkan bisa meningkatkan olah raga yang ada di Bengkulu, sehingga bisa lebih dikenal lagi,” ucapnya. Komunitas yang berdiri pada 10 Agustus 2009 ini, juga meminta dulkungannya agar bisa segera bertransformasi lebih cepat. “Anggota kita cukup banyak, untuk di Italia sendiri harus menggunakan Chepter, untuk itu kita juga akan mengikutinya, tanpa menghilangkan JBB,” tukasnya. (160)