JCH Rejang Lebong Diminta Lakukan Vaksinasi

Kasi Pelayanan Haji dan Umrah Kemenag Rejang Lebong, Drs Akhmad Hafizudin MHi

CURUP,bengkuluekspress.com– Meskipun belum ada kepastian terkait dengan pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 ini. Namun Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong meminta Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Rejang Lebong untuk segera melaksanakan vaksinasi Covid-19
“Kita telah meminta jemaah calon haji kita yang sudah masuk daftar keberangkatan untuk melaksanakan vaksinasi,” ungkap Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong, H Nopian Gustari SPdI MPdI melalui Kasi Pelayanan Haji dan Umrah, Drs Akhmad Hafizudin MHi.

Dijelaskan Hafiz, hingga kemarin proses vaksinasi untuk jemaah calon haji asal Kabupaten Rejang Lebong sudah memasuki tahap pemberian vaksin kedua. Hanya saja menurutnya dari 232 jemaah calon haji asal Kabupaten Rejang Lebong tersebut masih ada yang belum melakukan vaksinasi sama sekali termasuk dosis 1.
Masih adanya jemaah calon haji yang belum melakukan vaksinasi tersebut, karena masih berbagai faktor terutama faktor kesehatan. Namun menurut Hafiz untuk menyebab pastinya mereka tidak tahu karena ranahnya ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong.
“dar 232 jemaah calon haji yang kita minta untuk melakukan vaksin, hingga saat ini baru ada 17 orang yang sudah selesai melakukan vaksinasi baik dosis 1 maupun dosis 2,” papar Hafiz

Terkait dengan keberangkatan haji ditahun 2021 ini sendiri, Hafiz mengaku pihaknya belum mendapatkan informasi kepastian apakah ada keberangkatan atau tidaknya ditahun 2021 ini.
Meskipun belum ada kepastian terkait dengan keberangkatan jemaah calon haji ditahun 2021 ini, namun menurutnya pihak Kemenag Rejang Lebong telah mengumpulkan syarat-syarat administrasi bagi 232 jemaah calon haji asal Kabupaten Rejang Lebong.
“Syarat-syarat untuk keberangkatan tersebut mulai dari paspor dan lainnya sudah kita serahkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu,” paparnya.

Mereka tetap menyiapkan persyarakatan untuk keberangkatan jemaah calon haji, karena menurut Hafiz, bila nanti ada kepastian akan berangkat mereka tidak disibukkan lagi dengan persyaratan karena sudah terpenuhi, pun bila nanti kembali tidak dilakukan pemberangkatan maka menurutnya syarat-syarat tersebut bisa mereka kembalikan lagi ke para jemaah calon haji.
“untuk berangkat atau tidaknya kita masih menunggu regulasi dari pusat, namun yang terpenting saat ini kita siapkan dulu persyaratannya, bila nanti ada keberangkatan kita sudah siap,” demikian Hafiz.(251)