JCH Kloter I Tiba di Madinah

Ratusan Jamah Haji di Asrama Haji Bengkulu (4)
Foto : IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sebanyak kurang lebih 391 orang Jamaah Calon Haji (JCH) dari Embarkasi Antara Bengkulu yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 hari ini (23/7) tiba di Kota Madinah, Arab Saudi. Ratusan JCH ini di Kota Madinah akan menjalankan ibadah arbain sebelum kemudian bertolak ke Mekkah.

Kepala Kanwil Kemenag, Drs H Bustasar MS MPd melalui Kepala Bidang Penyelanggara Haji dan Umrah, H Ramlan Karim MHi mengaku, sesuai jadwal keberangkatan ratusan jamaah kloter 1 tersebut akan tiba di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz Airport Medina, Senin sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

“Sekitar pukul 12.00 besok (hari ini, red) JCH Kloter I Embarkasih Bengkulu Inshallah dijadwalkan tiba di Kota Madinah,” kata Ramlan, kemarin (22/7)

JCH Bengkulu yang datang ke Arab Saudi dalam gelombang I maupun lainnya, akan melewati fase delapan atau sembilan hari di Madinah, baik sebelum maupun setelah ibadah haji untuk melaksanakan shalat Arbain di Masjid Nabawi. Selain melaksanakan Arbain, jamaah juga menyempatkan diri dengan berziarah ke makam Rasullullah, Baqi, Raudhah, Masjid Quba, Jabal Uhud dan Masjid Qiblatain. “Semoga nanti semua jemaah dalam keadaan sehat dan tetap semangat melaksanakan ibadah di sana,” ujar Ramlan.

Seperti diketahui, sebelum berangkat menuju Madinah, JCH Embarkasi Antara Bengkulu kloter I telah menjalani beberapa rangkaian kegiatan meliputi pemasangan gelang barcode, melakukan tes kesehatan dan tes biometri. Hal ini dilakukan agar JCH Bengkulu benar-benar dalam kondisi sehat dan dapat menjalankan ibadah dengan baik di tanah suci.



“Kami telah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah JCH dan tahun ini pemeriksaan biometri serta data-data fisik dilakukan di Asrama Haji Bengkulu sehingga ketika turun di Bandara Madinah, Jamaah tidak lagi melakukan pemeriksaan seperti dulu,” terangnya.

Meskipun jamaah tidak menjalani pemeriksaan biometri lagi di Arab Saudi, namun jamaah tetap diperiksa kondisi kesehatannya. Untuk itu tim kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bengkulu membekali Jamaah dengan gelang untuk membedakan Jamaah berpenyakit risiko tinggi maupun tidak.  “Kesehatan jamaah tetap diperiksa oleh tim karena ini menjadi persyaratan mampu atau tidak mampunya melaksanakan ibadah haji,” jelasnya.

Seperti diketahui, jumlah JCH kloter pertama Bengkulu terdiri dari 290 asal Kota Bengkulu, 92 asal Kabupaten Lebong, 2 TPHD dan 5 petugas kloter. Pihaknya berharap, JCH Bengkulu dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan dapat menjalankan ibadah haji dengan baik serta menjadi haji yang mabrur. “Semoga semua jamaah haji menjadi haji yang mabrur,” tutupnya.

Sementara itu, JCH Asal Kabupaten Lebong, Amir Hamzah mengaku, bersyukur bisa menjalankan ibadah haji pada tahun ini. Dirinya berharap dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur. “Alhamdulillah saya dapat panggilan dari Allah untuk melaksanakan Haji tahun ini. Saya sudah 8 tahun daftarnya dan baru dipanggil sekarang. Semoga ibadah haji saya lancar dan mendapatkan haji mabrur,” tutupnya.

JCH Asal Kota Bengkulu, Honiarty berharap, semoga seluruh jamaah haji yang berangkat ke tanah suci agar selalu diberi kesehatan, kekompakan dan kebersamaan selama berada di tanah suci mekkah almukaromah. Sehingga, sekembalinya akan menjadi haji dan hajjah yang mabrur, sekaligus dapat menjadi contoh dan suri teladan di tengah–tengah masyarakat.

“Semoga kita semua bisa mencapai haji dan hajjah yang mabrur. Seiring do’a, semoga perjalanan berlangsung dengan lancar dan aman,” tutupnya.(999)