Jauhkan Kejahatan di Dunia Digital Bagi Anak

BENGKULU, Bengkuluekspress.com – Dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan literasi digital PIC Cyber Global Indonesia mengajak masyarakat khususnya orang tua menjauhkan anak-anaknya dari kejahatan dunia digital. Hal itu diungkapkan Andry Priyanto dari PIC Cyber Global Indonesia, Senin (12/7).

“Menjaga keamanan digital bagi anak-anak di dunia maya dalam akses internet meliputi, cerdas dalam memilih aplikasi yang akan digunakan anak,” kata Andry.

Andry mengungkapkan, orang tua harus menggunakan kode akses untuk aplikasi yang ingin dibatasi penggunaannya untuk anak, melindungi informasi dan data diri, serta pengawasan dan pendampingan yang intens.

Selain itu, lanjutnya tips menjaga keamanan anak di dunia maya antara lain, berkomunkasi dengan terbuka, memanfaatkan fitur perlindungan teknologi, temani dan dampingi anak saat mengakses internet.

“Bila perlu ajarkan anak etika dan tetap berperilaku baik di dunia maya, serta berikan anak ruang dan waktu untuk berkreasi dan mengekspresikan diri,” tegasnya.

Disisi lain, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Dehasen Bengkulu
Dr. Citradewi, S.Pd, M.Pd selaku narasumber menjelaskan jika teknologi dapat menghubungkan siswa, orang tua, dan guru secara bersamaan saat adanya pembelajaran jarak jauh. Manfaat yang didapatkan pada pendidikan di era digital yaitu, kesempatan belajar dan menemukan inspirasi baru, meningkatkan

“Kompetensi diri, melatih berkomunikasi dan bersosialisasi, memperluas jaringan dan membangun relasi, serta mengembangkan karir guru,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Fatmawati Bengkulu Wira Hadi Kusuma, S.Sos.I., M.Si memaparkan dampak pornografi pada anak mencakup, kerusakan otak, penurunan kinerja, menangkap pesan salah, penyimpangan perilaku, serta merendahkan martabat wanita.

“Solusi yang dapat dilakukan ialah perbanyak aktivitas positif, cari lingkungan yang baik, perkuat spiritualitas, perkuat kegiatan sosial, dan biasakan kegiatan memupuk rasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, potensi otak manusia diciptakan Tuhan sangat baik. Isi otak dengan rekaman-rekaman positif. Serta, generasi tanpa pornografi dapat menciptakan SDM unggul di masa yang akan datang.(HBN)