Jasa Raharja Datangi Rumah Warga

Penanggung jawab PT Jasa Raharja Bengkulu Utara, Dedi Kurniawan saat melakukan jemput bola dengan cara door to door, kemarin.

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Untuk mengoptimalkan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pihak PT Jasa Raharja Bengkulu Kabupaten Bengkulu Utara (BU) melakukan jemput bola dengan cara door to door.

Kegiatan tersebut juga merupakan bentuk sosialisasi akan pentingnya tertib waktu dalam pembayaran SWDKLLJ dan PKB.”Giat Door to Door SWDKLLJ sebagai salah satu bentuk layanan jemput bola kita dalam rangka mengoptimalkan pendapatan SWDKLLJ dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Selain itu juga merupakan bentuk sosialisasi akan pentingnya tertib waktu dalam pembayaran SWDKLLJ dan PKB,” kata Penanggung Jawab PT Jasa Raharja BU, Dedi Kurniawan, kamis (20/2).

Dedi menambahkan, dalam kegiatan ini pihaknya baru turun ke Kecamatan Air Napal, Kecamatan Air Besi, Kecamatan Batik Nau dan Kecamatan Ketahun. Namun hal ini akan dilakukan ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten BU.

“Untuk giat jemput bola ini, tadi baru di seputaran Kecamatan Air Napal, Air Besi, Batik Nau, dan Ketahun,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dedi menyampaikan, dalam kegiatan tersebut juga melibatkan aparatur pemerintah desa, dengan harapan dapat lebih menyentuh kesadaran para pemilik kendaraan bermotor, dan juga tentu lebih mengetahui kondisi riil yang ada di lapangan.

Ketika masyarakat timbul kesadaran untuk tertib membayar SWDKLLJ dan PKB, maka layanan Samsat Keliling telah siap untuk membantu menyelesaikan.

“Giat ini kita juga melibatkan pihak pemerintah desa, agar pihak desa juga tahu kondisi riil yang ada di lapangan,” sampainya.

Dedi menuturkan, tercatat data tunggakan dan validasi data tunggakan dari 2018 dan 2019 berjumlah 21 ribu unit.

Maka dari itu, pihaknya menggandeng seluruh kepala desa untuk minta bantuan dalam hal penagihan tunggakan dan validasi data tunggakan”Data tersebut kita beritahukan kepada kepala desa.

Hal ini kita lakukan demi meminta bantuan kepada pihak desa untuk ikut dapat membantu dalam melakukan penagihan tunggakan. Paling tidak ada upaya yang dilakukan pihak desa,” tandasnya.(127)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*