Jaringan Ngadat, UKG Gagal

BENGKULU, BE – Uji Kompetensi Guru (UKG) online 2012, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) serentak mulai kemarin, ternyata mengalami kendala. Ujian itu bisa dikatakan gagal, karena jaringan mengalami kerusakan atau ngadat. Dikota Bengkulu sedikitnya ratusan guru batal mengikuti ujian lantaran koneksi server ke pusat tidak bisa diakses. Ditemui BE, Kadispendik Kota Bengkulu, Yunirhan MPd yang tengah menyaksikan pelaksanaan UKG ini menjelaskan persiapan menggelar UKG telah dilakukan dengan maksimal. Akan tetapi, sejumlah kendala bermunculan. Lantaran tim penyelenggara baru pertama kali menggelar ujian seperti ini. Selain ini tak onlinenya jaringan ini bukan hanya terjadi di Provinsi Bengkulu. Namun terjadi diseluruh Indonesia, kecuali 8 Provinsi diantaranya Jambi, DKI dan Makassar. Secara teknis, Kabid Kepegawaian Drs Akmaluddin mengatakan gangguan pada server sudah terjadi sejak awal, saat panitia meregistrasi on line nama peserta. “Jaringan sudah tidak konek sejak awal. Tampaknya ada kendala di server pusat. Karena ini sifatnya online terpusat, maka ketika server di pusat ngadat, ” jelasnya.  Dikatakannya, karena tahapan awal gagal, maka para peserta juga tidak bisa melakukan registrasi secara online. Hingga tahap pengerjaan soal akhinya juga tidak bisa dilakukan. Akibat gangguan servet tersebut, guru peserta UKG terpaksa hanya diam di dalam ruang ujian, hingga waktu ujian berakhir. Bahkan sampai waktu ujian habis, server tetap tidak connect. Kendati kondisi belum menentu, UKG gelombang dua tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Namun, kondisi serupa kembali terjadi dibeberapa tempat ujian, seperti di SMKS Farmasi dan SMP Sint Corulus. “Karena kendala tersebut merupakan kendala teknis dari pusat, maka harus menunggu petunjuk dari pusat untuk penyelesaiannya. Kita tidak bisa membuat keputusan sendiri. Karena ini kan kebijakan pusat. Kendala teknisnya juga dari pusat,” terangnya. Ke depannya, agar permasalahan yang sama tidak terulang, dilakukan kroscek ganda, sebelum UKG dilaksanakan. Ia berharap, pelaksanaan ujian pada para guru tersertifikasi itu dapat berjalan lebih baik dari UKG kali ini. “Padahal sebelum hari H pelaksanaan sudah kita kroscek jaringan dalam keadaan baik, tapi masalah terjadi dipagi harinya bahkan lampu juga sempat mati,” ujarnya. Disisi lain, bagi sejumlah guru yang tidak bisa melakukan UKG, akan ada penjadwalan ulang. Direncanakan UKG ulang tersebut akan dilaksanakan pada hari kamis (2/8) mendatang. “Pastinya kita tunggu informasi dari LPMP, karena kewenangan melakukan UKG ulang hanya ada ditangan LPMP, kita dikota hanya bertugas melaksanakan saja,” terangnya. UKG sendiri dimulai sejak kemarin hingga 12 Agustus mendatang, dengan waktu pelaksanaan mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Bagi pemerintah, UKG penting dilaksanakan sebagai upaya untuk memetakan kompetensi guru dan sebagai dasar kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Ditemui usai mengikuti UKG, Herri Suryadi Kepala SMPN 4 Kota Bengkulu mengatakan dirinya sangat beruntung dapat mengikuti UKG tanpa ada halangan. Bahkan 1 jam sebelum ujian dimulai, dirinya dapat melakukan latihan dengan menjawab soal-soal latihan yang telah tersedia. “Alhamdulilah, gelombang ke 2 di SMAN 2 bisa berjalan lancar,” katanya. (128)