Jaringan Dukcapil Kota Bengkulu Kembali Normal, Penerbitan e-KTP Masih Pemulihan

Budhi/Bengkulu Ekspress
Warga Kota Bengkulu mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu untuk menanyakan blangko e-KTP hingga membuat surat keterangan (suket).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Setelah 3 hari lumpuh total karena mengalami kerusakan jaringan, proses kepengurusan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu kembali normal. Seringnya terjadi kerusakan sistem dan server di Dukcapil diduga karena tidak ditunjang dengan fasilitas yang baik dan sesuai standar.

Kerusakan yang terjadi tentunya menimbulkan rasa tidak nyaman bagi masyarakat yang urusan administrasinya terhambat. Apalagi, di setiap harinya sekitar 100 orang warga datang untuk mengurus administrasi kependudukan dan akhirnya pulang dengan rasa kecewa karena tidak dapat dilayani.

Terkait dengan hal tersebut, Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu Sudarto Widyo Saputro meminta maaf kepada masyarakat karena sudah beberapa hari tidak bisa dilayani keperluannya. Ia membenarkan jika pelayanan sudah kembali pulih setelah dirinya langsung mengecek pada titik kerusakan jaringan.

“Meski mengalami kerusakan beberapa hari, Alhamdulillah hari ini sudah pulih setelah diperbaiki tim IT dan tekhnisi kita. Namun pada pencetakan E-KTP masih dalam pemulihan. Kami memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanannya,” ucap Sudarto, Kamis (12/03).

Sementara Wakil Walikota Bengkulu yang mendapat informasi tersebut membenarkan jika pelayanan Dukcapil sudah pulih kecuali penerbitan E-KTP. Ia menjelaskan pihaknya akan melakukan pengadaan server dan fasilitas lain penunjang kinerja maksimal kantor pelayanan masyarakat tersebut.

“Saya dapat informasi jika pelayanan sudah kembali normal. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kedepan kita dan teman-teman DPRD yang kemarin juga setuju untuk memperbanyak pengadaan alat antisipasi seperti printer, server dan antivirus yang ampuh. Namun semua itu juga soal anggaran, nanti di APBD-P akan kita anggarkan. Karena yang bersentuhan dengan masyarakat harus kita utamakan,” jelasnya. (Imn)