Janjikan Proyek, Dua Oknum PNS di Bengkulu Diamankan

Foto/Iman bengkuluekspress.com didampingi Kasat Reskrim Polres Bengkulu, Kapolres Bengkulu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Prianggodo Heru Kun Prasetyo, Sarjana Ilmu Kepolisian (SIK) didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bengkulu Indramawan SIK, saat menampilkan kedua tersangka yang merupakan oknum PNS.
Foto/Iman bengkuluekspress.com didampingi Kasat Reskrim Polres Bengkulu, Kapolres Bengkulu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Prianggodo Heru Kun Prasetyo, Sarjana Ilmu Kepolisian (SIK) didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bengkulu Indramawan SIK, saat menampilkan kedua tersangka yang merupakan oknum PNS.

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Kepolisian Resort (Polres) Bengkulu, mengamankan 2 orang oknum Pegawai Negri Sipil (PNS) di Bengkulu, yang berbuat nakal. Menipu dengan modus menjanjikan proyek yang diselenggarakan Kementrian Balai Pekerjaan Umum pada April lalu pada korbannya. Kedua tersangka MW (40) dan MZ (50).

Kapolres Bengkulu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Prianggodo Heru Kun Prasetyo, Sarjana Ilmu Kepolisian (SIK) mengatakan, penangkapan kedua oknum PNS nakal tersebut berdasarkan laporan korban atas nama Jo (58), yang telah merasa ditipu dan telah memberikan sejumlah uang kepada kedua PNS tersebut.

“Korban ini dijanjikan beberapa proyek untuk dikerjakan. Yaitu proyek batu gajah untuk pengamanan di pinggir pantai Panjang, Kota Bengkulu dan beberapa pinggiran pantai di Provinsi Bengkulu. Namun janji tersebut tidak terlaksana. Disitulah korban merasa ditipu dan melapor ke Polres Bengkulu,” ungkapnya kepada bengkuluekspress.com, Sabtu (19/5/18).

Tambah Heru, tersangka juga menjanjikan proyek bedah rumah di Kabupaten Bengkulu Tengah kepada korban Jo. Tentu saja dengan memberikan sejumlah uang sebagai tanda terima proyek.

Berdasarkan keterangan korban, dirinya telah memberikan uang dengan total Rp 84 45 juta. Kenyataan pahit bagi korban proyek pada 2017 tersebut, sampai saat ini belum diterimanya.

Setelah melakukan pemanggilan terhadap dua tersangka, polisi langsung mengamankan MW pada 7 Mei 2018. Sedangkan MZ setelah mengabaikan dua kali pemanggilan, polisi langsung menjemput paksa dirinya di tempat kediamanannya pada 12 Mei 2018.

MZ sempat berusaha kabur saat ingin dijemput paksa polisi. Setelah digeledah, MZ tak dapat melawan polisi dan langsung diamankan Polres Bengkulu.

Kedua oknum PNS nakal tersebut, saat ini mendekam di ruang tahanan Polres Bengkulu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keduanya dijerat pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan. (Imn)